MGR 1 Bumikan Konsep Green Development

Konspro (16/9) - BAGI MGR 1, Green Development kini bukan lagi sekedar “trend mode” properti di Indonesia, namun konsep ini sudah menjadi kebutuhan di tengah semakin panas bumi. MGR 1 akan terus memaksimalkan “tumbuhnya” ruang-ruang hijau di area bersama baik di dalam gedung, maupun di luar gedung.

Perubahan iklim dan cuaca di muka bumi merupakan masalah yang harus diselesaikan bersama seluruh umat dunia. Diyakini dampak dari masalah global warming ini akan berimbas pada kehidupan dan aktifitas generasi selanjutnya.

Untuk itulah seluruh masyarakat dunia bahu-membahu, mengurangi dampak kerusakan lingkungan hidup sejak dini. Berbagai aktifitas dalam kehidupan manusia ternyata memberikan peran penting dalam tergerusnya kealamiahan lingkungan di sekitarnya. Apalagi Indonesia sebagai negara berkembang, pembangunan merupakan salah satu ciri aktifitas yang paling dominan.

Tentunya ini tak lepas dari salah satu sektor bisnis, yakni properti. Sektor ini adalah penggerak instrumen ekonomi nasional, karena di dalamnya terdapat berbagai bisnis ikutan lainnya yang juga bergerak jika properti berkembang.

Nah salah satu perusahaan properti yang turut andil membangun dan menggerakan ekonomi bangsa adalah Agung Podomoro Group (APG). Sebagai developer kelas atas, APG sangat konsen dengan masalah pengembangan berwawasan lingkungan, dalam bahasa properti disebut green development. Berbagai proyek yang dikembangkannya di Jakarta dan kota besar lainnya selalu mengedepankan konsep green development.

Salah satu proyek yang sedang dikembangkan APG saat ini adalah Podomoro City yang luasnya mencapai 22 hektar, Podomoro City merangkum berbagai jenis properti mulai dari apartemen, perkantoran, hotel pusat belanja yang berbentuk mal hingga shopping arcade. Selain itu juga memiliki berbagai fasilitas lainnya seperti sarana olahraga dan berbagai sarana entertainment.

Nah, apartemen Mediterania Garden Residences 1 (MGR 1) adalah produk pertama dikembangkan di Podomoro City. Dan sudah beroperasi dan dihuni sejak 6 tahun lalu sehingga aktifitas di MGR 1 sangat dinamis dengan berbagai aktifitas penghuni di dalamnya. Berjalannya aktifitas ini tak lain karena adanya berbagai fasilitas yang memenuhi kebutuhan seluruh penghuni.

Tak hanya itu. Apartemen MGR 1 dikemas dengan konsep hijau yang saat ini telah menjadi tuntutan hidup masyarakat modern. Ini dapat dilihat dengan adanya suasana asri dan hijau saat mulai memasuki apartemen ini. Ruang terbuka hijau dikembangkan sedemikian rupa, dengan adanya taman dan berbagai pepohonan yang memberikan sentuhan berbeda. Ini tak lepas dari landscape yang dikembangkan dengan sentuhan alami. Bahkan di beberapa sudut dan titik tertentu area hijau dimanfaatkan dengan maksimal. Seperti area children playground dikemas dengan konsep taman terbuka yang hijau.

Ourdoor dan indoor hijau

Konsep hijau yang paling menonjol adalah area swimming pool. Di kawasan ini suasana asri dan kehijauan dikemas sedemikian rupa sehingga memberikan sudut pandang yang menawan bagi penghuni MGR 1. Area ini merupakan ruang terbuka, tetapi serasa berbeda. suasananya sangat sejuk dengan barisan pepohonan yang ada di dalamnya. Sehingga wajar saja kawasan ini menjadi area favorit bagi penghuni mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Berbagai aktifitas seperti berenang, jogging hingga duduk santai sambil bercengkrama bersama keluarga dan kerabat merupakan hal yang sering dilakukan.

Seperti diakui beberapa penghuni tower Azalea, bahwa area terbuka di kolam renang ini merupakan tempat favorit bersama keluarga. Biasanya pada waktu libur banyak orang tua bersama anak-anaknya melakukan aktifitas bersama.

Jogging dan berenang bersama sambil bercengkera merupakan kegiatan yang paling ditunggu-tunggu seluruh keluarga. Maklum, hidup di kota Jakarta dengan segala rutinitasnya sedikit banyak membuat aktifitas bersama keluarga menjadi berkurang. Suasana sejuk dan asri inilah yang tak bisa dibeli dimana pun. Apalagi tinggal di kota Jakarta yang terkenal panas dengan tingkat polusi udara cukup tinggi.

Ternyata konsep hijau ini tak hanya dikembangkan pada bagian outdoor saja. Bagian dalam (indoor) apartemen, seperti lobi pun dikemas dengan sentuhan hijau.

Menurut Djoko Triyono, Apartment Manager MGR 1, pengembangan konsep hijau di dalam ruangan ini akan terus di tingkatkan. Saat ini baru di sekitar lobi apartemen, ke depan mungkin pada bagian dalam lain apartemen.

“Ini sengaja dilakukan oleh Badan Pengelola untuk memberikan nilai lebih bagi penghuni. Selain mempercantik ruangan, tanaman dalam ruangan juga memiliki banyak manfaat, salah satu adalah untuk ketersediaan oksigen”, ungkap Djoko.

Tanaman hias dalam ruangan memiliki manfaat sebagai filter dari polusi udara. Penelitian menunjukan manfaat dari tanaman hidup di dalam ruangan dapat membantu meningkatkan kualitas udara atau filterisasi dalam ruangan dan gedung. Selain itu berfungsi juga untuk menerangi ruangan dengan warna tiap tanaman yang berwarna-warni dan memberikan energi yang lebih hidup dengan memberikan efek segar untuk aktivitas orang di dalamnya.

Tak Sebatas Ruang Hijau

Konsep pengembangan green development yang ada di MGR 1 tak hanya sebatas pada pengembangan ruang hijau. Dicermati secara mendalam, MGR 1 coba mengimplementasikan konsep green development ini secara utuh seperti yang disarankan para pemerhati lingkungan. Tak hanya sebatas area terbuka hijau dan adanya pepohonan tetapi juga elemen lain yang ada dalam bangunannya.

Ini dapat terlihat dari desain bangunan apartemen yang menyelaraskan kebutuhan ruang terbuka. Seperti jendela pada setiap unit apartemen dikonsep dengan ukuran maksimal yang juga dilengkapi balkon. Ini akan membuat ventilasi dan sirkulasi udara yang maksimal, sehingga penghuni yang berada di dalam akan terjaga kesehatan dengan adanya udara yang berputar dan bersih.

Selain itu pengelola MGR 1 dengan cerdas juga mengembangkan saving energy. Ini dilakukan dengan cara menggunakan penerangan lampu yang sesuai anjuran pemerintah yakni lampu dengan konsep hemat energi.

Hal ini dilakukan sejalan dengan anjuran pemerintah untuk membantu penghematan energi listrik yang hingga kini telah menjadi isu nasional. Dimana energi listrik saat ini pasokannya terbatas dikarenakan bahan bakunya yang sudah mulai menipis, mahal dan keberadaannya tak tergantikan.

Dan jika dicermati material bahan bangunan yang ada di MGR 1 pun sudah sesuai dengan konsep green development. Ini dapat dilihat dengan tidak memanfaatkan material kayu sebagai kusen. Saat ini pemanfaatan kayu untuk material bangunan mulai dibatasi dikarenakan jumlahnya yang kian terbatas dan juga berdampak negatif bagi lingkungan.

Nah, kusen Jendela yang diaplikasikan pada unit apartemen berbahan alumunium yang memiliki kekuatan, anti rayap dan jamur juga bebas perawatan. Bahkan berbagai hal kecil lain seperti himbauan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga lingkungan kerap di suarakan pengelola. (RGK)