Menpera: DAK Bentuk Intervensi Pemerintah

KonsPro (25/9) - PEMERINTAH melalui Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) terus berupaya mengatasi krisis pasokan perumahan bagi masyarakat menengah ke bawah. Pemerintah mesinyalir, gap atau back log  penyediaan perumahan di Indonesia dari tahun ke tahun terus melebar.

Untuk itu diperlukan upaya sistematis dan terpadu yang melibatkan semua stakeholder perumahan. Salah satu terobosan yang dilakukan dalam waktu dekat ini adalah mendorong peran serta aktif pemerintah daerah dalam penyediaan perumahan secara mandiri, khususnya pemanfaatan Fasilitas Likuiditas (FL) bagi masya¬rakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dalam kaitan itu, Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Monoarfa mengatakan, mulai 1 Oktober 2010, FL harus mampu mendorong pemerintah daerah, baik kota maupun kabupaten, mengatasi secara mandiri back log perumahan bagi MBR.

Suharso dapat memahami kenyataan di lapangan, bahwa dalam membangun perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), swasta (pengembang) menghadapi kendala yang tidak ringan, sehingga tidak adanya kepastian keuntungan yang diperoleh dari MBR melalui perumahan di kabupaten/kota.

Menurut dia, problem utama yang harus diatasi persoalan perumahan adalah soal lahan dan untuk itu ke depan, harus dapat dipikirkan daerah secara bertahap menguasai lahan dan penyediaan bank tanah di daerahnya.

“Untuk itu perlu intervensi pemerintah, baik oleh pusat maupun daerah. Hal itu diperlukan agar pengaturan permasalahan penjualan rumah murah bagi MBR dapat diatasi. Salah satu bentuk intervensi itu adalah rencana penyediaan Dana Alokasi Khusus (DAK) perumahan bagi daerah tertentu mulai tahun depan,” ujar Menpera kemarin di Jakarta.

Menpera mengingatkan, bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007, salah satu urusan yang wajib ditangani daerah adalah perumahan. Itu artinya, pemerintah daerah harus melaksanakan pembangunan perumahan di wilayahnya masing-masing. (Erlan Kallo, Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. )