Konstruksi Tol Pejagan-Pemalang Terkendala Pembebasan Lahan

KonsPro (25/01) JAKARTA - PROSES konstruksi tol Pejagan-Pemalang seksi I dan II di Jawa Tengah sepanjang 22 km diperkirakan belum bisa dilakukan pada semester I tahun ini karena pembebasan lahannya belum 100 persen.

"Prediksi kami, baru bisa dilakukan pada semester II tahun ini," kata Direktur Utama PT Bakrie Tol Road (BTR), Harya M Hidayat, saat dihubungi, terkait perkembangan proyek tol Pejagan-Pemalang, Jawa Tengah, seksi I dan II tersebut, di Jakarta, Senin.

Menurut dia, pihaknya masih menunggu pembebasan lahan yang dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

"Pembebasan lahan kewenangan pemerintah, kami hanya memfasilitasi dan membantu di lapangan agar pembebasan lahan bisa lebih lancar," kata Harya.

Menurut Harya, sampai saat ini, hasil pemantauan di lapangan untuk pembebasan lahan seksi I sudah mencapai 80 persen lebih, sedangkan untuk seksi II baru mencapai 30 persen.

"Penuntasan 100 persen harapan kami, bisa tercapai pada semester I tahun ini sehingga pada semester II, proses konstruksinya bisa segera dimulai," katanya.

Dengan demikian, tegasnya, jika selesainya semester II, maka konstruksinya awal tahn depan," katanya.

Soal pekerjaan fisik sendiri, Harya, bisa dikerjakan oleh satu atau dua bahkan tiga kontraktor sekaligus agar prosesnya bisa lebih cepat.

"Soal itu (jumlah kontraktor, red) masih dalam pembahasan. Belum tuntas karena menunggu proses pembebasan lahannya," katanya.

Ia juga menambahkan, bila pekerjaan konstruksi dimulai pada awal tahun depan, maka semester II pada 2013 baru bisa selesa dan siap operasi.

Tol Pejagan-Pemalang ini diperkirakan menelan investasi Rp3,2 triliun. Tol ini nantinya akan dibangun empat seksi dan ada dua seksi akan menjadi prioritas yakni terhubung dengan tol Kanci-Pejagan sepanjang 34 kilometer yang saat ini sudah beroperasi.

Terus Percepat

Menanggapi perkembangan itu, Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah II Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Winarno, dalam pertemuan dengan anggota DPRD provinsi Jawa Tengah, di Jakarta, mengatakan pemerintah terus mempercepat proses pembebasan lahan untuk tol Trans Jawa, baik itu Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, Batang-Semarang maupun juga Semarang-Solo.

"Pembebasan lahan terus kita lakukan, karena sekarang sudah tersedia dana Badan Layanan Umum (BLU) dari pemerintah untuk lahan," katanya.

Winarno menambahkan, untuk ruas yang masuk dalam tahap pembebasan lahan yaitu ruas Pejagan-Pemalang (seksi I sudah selesai pembebasan tanah), Pemalang-Batang, Semarang-Batang, Semarang - Solo dan Solo-Kertosono.

Sekretaris komisi DDPRD Provinsi Jawa Tengah, Jayus mengatakan, setelah mendapat informasi dari Kementerian PU pihaknya akan ikut menyosialisasikan pembangunan jalan tol, khususnya pembebasan lahan kepada masyarakat.

"Ini agar lancar dan proses pembebasan lahan sesuai yang diharapkan," katanya. (Ant.)