Tender 6 Ruas Tol Dalam Kota Diharapkan Secepatnya

KonsPro (14/12) - Pemerintah berharap agar pelaksanaan tender proyek pembangunan enam ruas tol dalam kota Jakarta bisa segera dilakukan tahun depan untuk dapat mengurangi tingkat kemacetan di Jakarta yang makin tinggi. Apalagi, sebelumnya lelang proyek tersebut disebut akan dilaksanakan pada akhir tahun ini.

Keenam ruas tol itu yakni Kemayoran-Kampung Melayu (9,65 km), Duri Pulo-Kampung Melayu (11,38 km), Sunter-Semanan (17,88 km), Sunter-Bekasi (11 km), Pasar Minggu-Casablanca (9,56 km), dan Ulujami-Tanah Abang sepanjang 8,27 km.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ahmad Ghani Gazali mengatakan pelaksanaan enam ruas tol dalam kota itu merupakan inisiatif dari Pemprov DKI dan pelaksanaannya pun diserahkan pada pemerintah daerah, dengan pengawasan dari BPJT.

"Kami harapkan lelangnya sudah bisa dilaksanakan tahun depan, sehingga pelaksanaan kontruksinya bisa dipercepat,” ujar Gani hari ini.

Dia mengatakan pelaksanaan proyek enam ruas jalan tol dalam kota itu telah diserahkan pada Pemprov DKI sesuai dengan keputusan Menteri Pekerjaan Umum yang menyebutkan proyek tersebut ditetapkan sebagai proyek inisiatif murni dari DKI, sehingga mereka diberikan right to match untuk inisiator atau preferensi.

Untuk pelaksanaan lelangnya, katanya, sudah ditetapkan dalam PP No.33/2010 tentang Pelelangan. Di dalamnya menyebutkan jika badan usaha milik daerah (BUMD) dapat bertindak sebagai pemrakarsa pelaksanaan proyek dan mempersiapkan lelang.

Lelangnya sendiri bersifat terbuka dan BUMD inisiator juga mendapatkan kesempatan untuk bisa mengikuti proses pelelangan tersebut. Selain itu, pemenang lelang juga otomatis ditunjuk sebagai perusahaan yang akan mengoperasikan jalan tol itu. (bisnis.com)