Ini yang Harus Anda Lakukan Jika Terjebak Dalam Lift

KonsPro (05/08/2016) - BAGI penghuni apartemen, di-pastikan  setiap hari menggunakan lift dalam aktivitasnya. Meskipun kemungkinan itu jarang, ada baiknya para penghuni apartemen tahu hal-hal apa yang sebaiknya dilakukan, ketika terjebak di dalam sebuah lift yang macet. Jangan panik dan berbuat hal-hal yang dapat membuat situasi lebih buruk, dan mencelakakan diri sendiri atau orang lain yang ikut terjebak dalam lift.

Namun terlebih dahulu, ada baik-nya kita mengetahui mekanisme kerja lift saat terjadi musibah (kebakaran atau gempa bumi), sehingga kita dapat mengantisipasi dan tidak salah bertindak saat musibah tersebut benar-benar terjadi.

  • Pertama, ketika terjadi kebakaran besar atau gempa bumi (general alarm), maka semua lift akan bergerak turun ke lantai dasar.
  • Kedua, setelah sampai lantai dasar, secara otomatis pintu lift akan terbuka, dan penumpang yang ada di dalamnya harus segera keluar.
  • Ketiga, lift akan homing (bergerak turun) sampai ke lantai dasar/ lantai yang dijadikan alur evakuasi, dan posisi pintu terbuka, serta lampu lift akan mati.
  • Keempat, Lift Service/Barang adalah satu-satunya lift yang dapat beroperasi. Lift service disebut juga sebagai Fireman Lift, karena bisa di-gunakan petugas pemadam kebakaran (Fireman) memeriksa lantai yang terbakar, dengan berhenti 1-2 di bawah lantai yang terbakar.
  • Kelima, pada ruang mesin Lift Service terdapat baterai ARD (Automatic Rescue Device)  khusus/power emergency yang langsung aktif apa-bila listrik PLN mati, maka lift tersebut  tetap dapat beroperasi.
  • Keenam, diwajibkan evakuasi harus menggunakan tangga darurat/ Stair Case (sesuai Standard Operating Procedure  yang berlaku).
  • Ketujuh, jika terjadi gempa bumi, Semua lift di posisi lantai berapapun, akan secara otomatis berhenti.

Lalu apa yang harus dilakukan oleh penumpang, jika terjebak dalam lift. Berikut ini adalah tips aman yang harus dilakukan:

  • Jangan berusaha kreatif sendiri mengeluarkan diri dari dalam lift, karena akan merusak sistem lift, sehingga berbahaya dan dapat memperparah keadaan.
  • Bersikap tenang, jangan panik, dan jangan meloncat-loncat di da-lam lift. Tekan Tombol Komunikasi Darurat/Emergency yang akan terhubung dengan petugas control room untuk memanggil Operator Lift/Engineering ke lokasi lift yang macet  dan atau ruang mesin.
  • Tidak perlu membayangkan diri, seperti dalam film Die Hard-nya Bruce Willis, ada Lift terjun bebas sampai ke lantai dasar. Pada dasarnya dengan perkembangan teknologi yang ada, lift telah dibuat seaman mungkin.
  • Mesin lift mengunci, ada rem di ruang mesin, ada juga rem di atas serta di bawah sangkar lift, yang semuanya bekerja secara otomatis, bila terjadi over speed, over-load, serta keadaan emergency yang lain.
  • Yang pasti lebih aman Tunggu sampai pertolongan serta petugas tiba.

Hal penting juga perlu diketahui, adalah mengenai Sling/Tambang Baja (terbuat dari rangkaian kawat baja) yang menarik lift jika naik turun. Satu lift tidak mengunakan satu tambang, tapi  biasanya menggunakan 6 Sling/ Tambang Baja.

Secara berkala, Sling/Tambang Baja diperiksa kondisi visual (diameter sudah menyusut atau belum dan masa pakai/lifetime).

Team/Petugas Penyelamat

Setiap bangunan bertingkat, pasti sudah dilengkapi dengan sistem pengamanan yang bekerja otomatis (sesuai SOP), saat terjadi kebakaran. Di setiap gedung bertingkat tinggi punya satuan kerja yang disebut Organisasi Keadaan Darurat (OKD) dan Team/Petugas Penyelamat, yang terdiri dari, karyawan Badan Pengelola dan penghuni/tenant.

Team/Petugas Penyelamatan (OKD) ini secara berkala/rutin melak-sanakan latihan, general evacuation. Demikian tips ini disampaikan, semoga bermanfaat bagi kita semua. (Rasyid: Dari Berbagai sumber)

Add comment


Security code
Refresh

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Advertorial

Topik :
Real Estate
Promosikan Iklan anda dengang text Ads di konsumenproperti.com.

Perumahan Indah
Perumahan Indah dengan taman yang mempesona

Ads by KonsumenProperti

Home | Liputan Khusus | Konsultasi | Komplain | Residensial | Komersial | Bisnis terkait | Infrastruktur
Pembiayaan | Figur | Sengketa | Kolom | Tips | Redaksi | Regulasi | Editorial | Iklan Kolom| Umum | Advertorial