Siapa Bertanggung Jawab Atas Kerusakan Barang di Apartemen

0

 

KonsPro (01/03) – ANDA  punya masalah hukum di bidang properti? Kirimkan pertanyaan Anda di email redaksi@konsumenproperti.com. Sertakan alamat, dan indentitas yang jelas, kami akan segera menjawab pertanyaan Anda.

Pertanyaan:

SAYA memiliki dan tinggal di lantai 5 sebuah apartemen di Jakarta. Dua bulan yang lalu, langit-langit/plafom unit apartemen yang saya tempati bocor. Akibatnya air dari kamar mandi unit apartemen di atas (lantai 6) merembes ke unit apartemen saya.

Karena sewaktu kejadian itu, saya sedang keluar kota selama seminggu, bocoran air itu cukup banyak dan merusak wallpaper, karpet, lukisan dinding, dan beberapa barang berharga saya.

Setelah saya laporkan hal ini kepada property management, mereka segera memperbaiki kebocoran tersebut. Tetapi mereka tidak bersedia bertanggung jawab atas barang-barang saya tersebut. Mohon penjelasan Bapak dan sebelumnya kami ucapkan terima kasih.

Tina, Jakarta

Jawaban:

IBU Tina, memang diakui bahwa masalah-masalah yang mungkin timbul dalam pengelolaan apartemen atau rumah susun belum semuanya diakomodasi dalam peraturan perundangan. Maka saat muncul masalah atau perselisihan, dan dibawa ke pengadilan secara hukum rujukan hakim adalah, apakah hal tersebut diatur dalam peraturan perundangan?

Jika tidak, maka dilihat lagi, apakah hal itu diatur dalam perjanjian para pihak. Jika tidak juga, maka akan dilihat lagi hukum kebiasaan. Namun sayangnya, kebiasaan hidup berapartemen di Indonesia masih baru, sehingga di dalam kebiasaan juga tidak ada. Maka pada akhirnya, hakim akan memutuskan menurut keyakinannya, tentang siapa yang akan bertanggung jawab.

Namun secara azas hukum dan rasa keadilan, maka yang bertanggung jawab atas kerugian yang timbul adalah orang atau pihak yang telah membuat kesalahan atau kelalaian. Oleh karenanya, perlu diklarifikasi bersama kebocoran tersebut. Jika disebabkan oleh kesalahan kontruksi bersama, maka pengembanglah yang harus bertanggung jawab.