Sengketa

Aperssi Tolak Keterlibatan Pengembang Dalam PPRS

KonsPro (13/03) JAKARTA - ASOSIASI Penghuni Rumah Susun Seluruh Indonesia (Aperssi) mendesak pemerintah untuk tidak melibatkan pengembang dalam pengelolaan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun.

Ibnu Tadji Ketua Asosiasi Penghuni Rumah Susun Seluruh Indonesia menyatakan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS) merupakan organisasi kemasyarakatan yang seharusnya beranggotakan dan dikelola oleh penghuni rumah susun (Rusun) itu sendiri dan bukan pengembang.

 

Pembangunan d’Green Pramuka Tetap Berlanjut

KonsPro (11/03) JAKARTA - MESKI  sempat diprotes, pengembang pembangunan proyek rumah susun milik (rusunami) d’Green Pramuka, PT Duta Paramindo Sejahtera bersikeras akan melanjutkan kembali pembangunan rusunami tersebut. Bahkan, warga yang sempat membatalkan pembelian rusunami itu, kini kembali membelinya karena telah mendapatkan penjelasan, lahan rusunami d’Green Pramuka tidak menggunakan lahan ruang terbuka hijau (RTH) seperti yang dituduhkan para pemrotes yang sempat melakukan aksi demonstrasi dengan cara menjahit mulutnya.

 

Sengketa Tanah Berbelit

KonsPro (09/03) JAKARTA - HAMPIR  20 tahun, Yayasan Kesuma Abdi Nusa melakukan berbagai upaya guna meraih hak tanah dan bangunan di Jalan Jenderal Sudirman, kavling 46, Jakarta Selatan. Kendati mengantongi putusan berkekuatan hukum tetap, namun Badan Pertanahan Nasional (BPN) membatalkannya. Padahal, kepemilikan itu diperkuat putusan pengadilan.

 
 

Bangunan Tanpa IMB Dibongkar

KonsPro (04/03) JAKARTA - SEBUAH bangunan seluas 900 meter yang akan dibangun setinggi dua lantai di Jalan Haji Saikin RT 15/08, Kelurahan Pondokpinang, Kecamatan Kebayoranlama, dibongkar paksa petugas Seksi Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) Kecamatan Kebayoranlama. Pembongkaran dilakukan karena bangunan tidak dilengkapi izin mendirikan bangunan (IMB) dan pemilik juga tidak mengindahkan sejumlah peringatan yang telah diberikan petugas.

 

Ratusan Warga Adukan Pengembang ke Walikota

KonsPro (02/03) JAMBI - RATUSAN warga perumahan Grand Kenali, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi mengadukan pengembang perumahan tersebut ke Wali Kota Jambi, Bambang Priyanto.

Selasa, sebelum mengadu ke wali kota, ratusan warga perumahan Grand Kenali terlebih dahulu mengadu ke DPRD Kota Jambi. Pada pertemuan itu, Akta, salah seorang perwakilan warga mengungkapkan, penghuni perumahan Grand Kenali yang jumlahnya mencapai 117 kepala keluarga (KK) merasa dirugikan akibat ulah pengembang.

 
 

halaman 9 dari 11

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Advertorial

Topik :
Real Estate
Promosikan Iklan anda dengang text Ads di konsumenproperti.com.

Perumahan Indah
Perumahan Indah dengan taman yang mempesona

Ads by KonsumenProperti

Home | Liputan Khusus | Konsultasi | Komplain | Residensial | Komersial | Bisnis terkait | Infrastruktur
Pembiayaan | Figur | Sengketa | Kolom | Tips | Redaksi | Regulasi | Editorial | Iklan Kolom| Umum | Advertorial