Kisruh Sejak Pagi, Penghuni Tolak Bayar Tarif Komersial

KonsPro (10/05/2016), JAKARTA - KEKISRUHAN terjadi antara penghuni Green Pramuka City dengan petugas keamanan ketika memprotes penerapan kebijakan parkir komersial yang diterapkan hari ini.

Antrian mobil dan sepeda motor terjadi, ketika para penghuni menolak melakukan pembayaran parkir komersial sejak pukul 06.30 WIB. Salah satu penghuni, Rustam Manurung menempatkan mobilnya di belakang pintu gerbang, sebagai salah satu bentuk protes selama 3 jam.

"Saya menempatkan mobil sejak pukul 07.00, " kata Rustam di Jakarta, Jumat (5/6/2016).

Puluhan penghuni lainnya pun memprotes dan mendesak pengelola parkir untuk membuka pintu gerbang parkir. Namun, petugas parkir dengan petugas keamanan menyatakan, pintu gerbang dibuka ketika tarif komersial dibayarkan oleh para penghuni.

Pada hari ini, PT Mitra Investama Perdana, pengelola Green Pramuka City, menerapkan  kebijakan tarif komersial Rp4.000/jam untuk mobil serta Rp2.000 untuk sepeda motor saat  parkir di area dasar dan Basement 1. Warga sendiri sudah membayar tarif parkir untuk mobil per bulan mencapai Rp200.000 dan untuk sepeda motor adalah Rp100.000, namun dengan adanya tarif komersial maka ada pembayaran ektra lagi.

Para penghuni melakukan protes lainnya dengan berteriak, dan membunyikan klakson. Mereka juga meminta perlindungan aparat kepolisian yang berjaga di sana, namun tak direspons.

Wakil Ketua Bidang 2 Pemeliharaan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Green Pramuka City Raden Asta Ariyadi sudah melakukan negosiasi dengan aparat kepolisian namun nihil. Hingga pukul 10.18 WIB, protes para penghuni masih berlangsung. (bisnis.com)

Add comment


Security code
Refresh

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Advertorial

Topik :
Real Estate
Promosikan Iklan anda dengang text Ads di konsumenproperti.com.

Perumahan Indah
Perumahan Indah dengan taman yang mempesona

Ads by KonsumenProperti

Home | Liputan Khusus | Konsultasi | Komplain | Residensial | Komersial | Bisnis terkait | Infrastruktur
Pembiayaan | Figur | Sengketa | Kolom | Tips | Redaksi | Regulasi | Editorial | Iklan Kolom| Umum | Advertorial