Semen Menghilang di Pedesaan Lampung

0
Foto: bjsgroup.com

KonsPro (07/03) BANDARLAMPUNG -SEMEN makin sulit didapatkan di sejumlah perdesaan di Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung dalam tiga pekan terakhir. “Kami sudah tidak bisa lagi menjual semen. Sudah 10 hari kami meminta kiriman dari pabrik dan distributor, tapi kiriman tidak kunjung datang,” kata pedagang semen di Kecamatan Punduh Pedada, sekitar 60 km dari Kota Bandarlampung, Minggu.

Dia menjelaskan, sekitar 15 hari yang lalu pihaknya mendapat kiriman semen Batu Raja satu truk isi 150 sak, namun hanya dalam sehari sudah langsung habis. “Sekitar 15 hari yang lalu kami masih dapat kiriman semen 150 sak, tapi dalam sehari sudah habis, karena sebelumnya sudah banyak warga yang memesan,” katanya.

Akibat sulitnya semen itu, warga setempat, baik yang sedang mengerjakan bangunan rumah, atau proyek-proyek fisik, mengalami kesulitan. “Kalau semen tidak ada begini bagaimana kami bisa melanjutkan perbaikan rumah,” kata seorang warga, Roni (45).

Baik warga maupun para pedagang material bangunan, khususnya semen sangat mengharapkan pemerintah melalui instansi terkait segera mengatasi masalah kelangkaan dan makin mahalnya harga semen itu.

“Tadinya harga semen terus naik karena langka tetapi masih tetap banyak yang membeli karena terdesak kebutuhan, tetapi sekarang barangnya sudah tidak ada,” katanya pula.

Sementara itu, data dari Bidang Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Provinsi Lampung, menunjukkan, harga empat merek semen di Kota Bandarlampung masih bertahan dalam sepekan, atau setidaknya dalm tiga hari terakhir (5-7 Maret 2011).

Keempat merek semen itu masing-masing Semen Batu Raja kemasan 50 kg tetap pada harga Rp55.000/sak, semen Holcim Rp55.000/sak, lalu semen Padang juga bertahan di Rp50.000/sak, dan semen Tiga Roda Rp55.000/sak.

Harga salah satu bahan pokok bangunan, semen terus melejit dan untuk pertamakalinya kini menembus/melampaui Rp60.000/sak kemasan 50 kg.

Sebelumnya, harga semen di Kecamatan Punduh Pedada, dan Kecamatan Padang Cermin, Pesawaran, Lampung, khususnya semen merek Batu Raja berkisar pada Rp60.000 hingga Rp62.000/sak.

Harga itu jauh lebih tinggi dibandingkan harga pada pertengahan Februari 2011 lalu yang baru berkisar antara Rp55.000 hingga Rp58.000/sak.  “Harga semen di sini terus naik, kami jualnya Rp62.000/sak, karena harga belinya juga sudah tinggi,” kata seorang pedagang di Punduh Pedada. (Ant.)