Sang Begawan itu Telah Berpulang

0

JAKARTA – Pagi ini, Rabu, 27 November 2019 dunia maya dikejutkan dengan berita duka atas berpulangnya DR. (HC) Ir Ciputra Chairman dan Founder Ciputra Group, di usai 88 tahun. Pak Ci (begitu beliau akrab disapa) menghembuskan nafas terakhir di salah satu rumah sakit ternama di Singapura, pukul 1.05 waktu setempat.

Meski penulis pernah 10 tahun bekerja sebagai humas Ciputra Group, dan tidak lagi bergabung di  perusahaan “Sang Begawan Real Estate Indonesia” ini, namun para pewarta dari berbagai media nasional menghubungi (via WA dan telepon) penulis memastikan kebenaran berita duka ini.

Bagi saya yang telah berkecimpung di dunia pemberitaan sejak tahun 1998 sebagai property journalist, telah mengenal dan mengagumi pria kelahiran Parigi, Sulawesi Tengah, 24 Agustus tahun 1931 dengan nama lahir Tjie Tjin Hoan. Harus saya akui, sebagian besar “ilmu properti” saya dapatkan baik secara langsung, maupun tak langsung dari tokoh bangsa ini. Sehingga saya sangat bangga pernah berkenal dan dikenal oleh beliau.

Wafatnya (bagi saya beliau adalah pahlawan bagi banyak orang) DR. (HC) Ir Ciputra merupakan duka nasional bagi bangsa Indonesia. Karena DR. (HC) Ir Ciputra adalah  salah satu putra terbaik yang pernah dimiliki bangsa Indonesia. Pak Ci dikenal pula sebagai tokoh nasional yang moderat yang dapat diterima semua kalangan.

Jasa-jasa beliau dalam membangun Ibu Kota Jakarta di awal-awal kemerdekaan, sehingga saat ini sudah tercatat dalam sejarah. Lewat tangan dingin dan otak cemerlang beliau, proyek-proyek properti legendaris terlahir, di antaranya: Pasar Senen, Taman Impian Jaya Ancol, Perumahan Pondok Indah, dan Perumahan Bintaro.

Sementara yang dikembangkan Ciputra Group ada  CitraGarden City, Citra Raya Tangerang, CitraLand Surabaya, CitraMaja Raja, Raya Ciputra Hanoi International City, Grand Phnom Penh International City, dan Grand Shenyang Internationl City, dan lain sebagainya. Ada ribuan bahkan jutaan jiwa yang telah dan sedang dihidupi dari ratusan proyek properti yang dikembangnya, yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia, bahkan di manca negara.

Pak Ci bersama Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng, Presiden Republik Indonesia ketiga. (Dok. Propertiterkini.com)

Di sisa hidupnya 10 tahun terakhir banyak diabdikan untuk menularkan “virus Entrepreneur”, mengajak generasi muda untuk keluar dari zona nyaman dan membangun usaha mandiri. Hasilnya, banyak kaum milenial yang termotivasi dan sukses sebagai pengusaha muda, tentunya ini memberikan kontribusi besar terhadap menciptaan lapangan kerka di Indonesia.

“Bapak Entrepreneur Indonesia” ini tidak hanya berhasil dalam merintis, membangun, dan membesarkan usahanya, tapi juga sangat sukses membina dan mengantarkan keluarga besarnya dalam mengembangkan bisnis kebutuhan papan di Indonesia.

Selamat jalan Guruku, Orangtuaku, Sahabatku, dan Panutanku. Beristirahat dengan tenang. Raga mu boleh meninggalkan kami, tapi amal, karya-karya, dan kebaikan mu abadi di dunia ini.

Penulis: Erlan Kallo