RUU Tabungan Perumahan Siap Masuk Prolegnas 2012

0
Dok. Humas Kemenpera

KonsPro (4/11) JAKARTA – KEMENTERIAN  Perumahan Rakyat (Kemenpera) akan menyiapkan naskah akademis dan draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Tabungan Perumahan untuk diajukan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Tahun 2012, selain itu Kemenpera juga sedang menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) sebagai pelaksanaan amanat UU no. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman

Hal ini disampaikan Sekretaris Kementerian Perumahan Rakyat Iskandar Saleh pada saat membacakan sambutan Menteri Perumahan Rakyat dalam acara seminar Membedah Kinerja Perumahan Rakyat, Evaluasi Dua Tahun dan Tantangan Tiga Tahun ke Depan Kementerian Perumahan Rakyat yang digelar Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) di Jakarta, Kamis (3/11).

Terkait dengan kinerja dua tahun Kemenpera dalam Kabinet Indonesia Bersatu II, Iskandar Saleh mengatakan Kemenpera telah mendorong penciptaan iklim kondusif dalam pembangunan perumahan dan kawasan permukiman melalui penyelesaian UU no. 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman yang merupakan perubahan atas UU no. 4 Tahun 1992 dan menyelesaikan UU tentang Rumah Susun yang merupakan perubahan atas UU no. 16 Tahun 1985.

Sementara itu sampai dengan tahun 2011 ini Iskandar Saleh mengatakan Kemenpera melanjutkan sasaran prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2010-2014, termasuk kontrak  kinerja dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Program itu dilaksanakan melalui pembangunan rusunawa 143 twin block, penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk 184.100 unit rumah, serta pembangunan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) kawasan perumahan dan permukiman untuk 117.100 unit rumah

Selain itu Kemenpera juga akan mendorong fasilitasi perumahan swadaya untuk 12.500 unit rumah baru dan peningkatan kualitas 12.500 unit rumah yang didukung PSU, pembangunan 750 unit rumah khusus, Penanganan Lingkungan Perumahan dan Permukiman Kumuh Berbasis Kawasan (PLP2K-BK) seluas 100 hektar serta fasilitas pra sertifikasi dan pendampingan pasca sertifikasi untuk 7.500 bidang tanah swadaya

Sementara itu terkait penyerapan anggaran Iskandar Saleh menambahkan Kemenpera dalam waktu dekat akan melakukan percepatan realisasi KPR FLPP sejalan dengan pasokan rumah sejahtera yang dipasok pasar perumahan, karena sudah memasuki proses akad kredit.

“Kedepan penyerapan anggaran yang semula banyak terkendala oleh kesiapan lokasi akan segera mengalami percepatan sesuai realisasi belanja modal, sejalan dengan pelaksanaan pembangunan rusunawa dan pra sarana umum yang secara bertahap melewati tahap pengadaan barang dan jasa serta mulai masuk ke dalam tahap pelaksanaan fisik lapangan. Diharapkan Prognosa penyerapan anggaran Kemenpera pada akhir tahun ini akan mencapai 92 persen,” jelas Iskandar Saleh.

Iskandar Saleh juga menambahkan capaian kinerja tahun 2010 dan 2011 program perumahan rakyat juga terkait langsung dengan prioritas utama kebijakan pembangunan yaitu Pro Poor dimana sasaran rumah tangga program perumahan rakyat adalah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR); Pro Growth yaitu program perumahan rakyat memiliki dampak hubungan paling tidak terhadap 100 industri terkait.

“Program perumahan rakyat tahun 2010 dan 2011, masing-masing berhasil menciptakan lapangan kerja baik langsung maupun tidak langsung sejumlah 98.919 orang-tahun dan 183.949 orang-tahun”, ungkap Iskandar Saleh. (Ristyan)