Rumah KPR Subsidi Tinggal Kenangan

0

KonsPro (11/4) TRANGGALEK – PERKENALKAN  saya seorang buruh swasta yang ingin mempunyai rumah. Bulan September 2011 saya mengajukan KPR lewat program FLPP di Prime Park Residence, Wonoayu Sidoarjo, rumah type 30/90 dengan harga Rp 85.800.000.

Uang muka sudah saya bayar Rp 15.000.000. Total Kredit KPR Rp 70.800.000. Proses sudah berjalan, berkas sudah saya serahkan, wawancara sudah saya lakukan awal Desember 2011. Akhir Desember 2011 saya telepon ke BTN, info KPR sudah di approve tapi nilai keditnya belum keluar.

Tanggal 1 Maret saya dikabari BTN bahwa saya tidak bisa ikut FLPP karena ada aturan baru FLPP bahwa bangunan harus type 36 dan harga jual Rp 70 juta. Saya harus ikut bunga komersial. Harapan saya sekeluarga untuk mendapatkan rumah subsidi dengan angsuran flat selama 15 tahun tinggal kenangan, karena perubahan kebijakan Kemenpera.

Kemana saya harus mengadu? Pak,sebelum merubah aturan sampeyan pikirkan juga dampaknya. Jangan sampai rakyat kecil ini yang jadi korban. Saya berharap ada pengecualian bagi proses KPR 2011 yang belum terealisasi sehingga dapat bunga subsidi dan angsuran flat 15 tahun meski type rumah kurang dari 36m2.

Salam,

Teguh Winarno, RT33/10 Karangrejo Kampak, Trenggalek.

kompas.com