Residensial

Pengembang Setop Proyek Rusun Sejahtera

KonsPro (7/5) JAKARTA - BEBERAPA pengembang menghentikan pembangunan rumah sejahtera susun di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi menyusul belum adanya aturan yang jelas dari pemerintah mengenai pemberian insentif.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia Setyo Maharso mengatakan pengembang menolak membangun rumah sejahtera susun dengan harga Rp144 juta karena dinilai tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus dikeluarkan saat membangun.

 

Rusunawa Bagian dari Pemulihan Bencana Lahar Dingin

KonsPro (7/5) YOGYAKARTA - PEMBANGUNAN rumah susun sederhana sewa yang diusulkan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta akan menjadi bagian dalam pemulihan akibat bencana lahar dingin yang melanda kawasan bantaran Sungai Code.

"Secara pribadi, saya tentu ingin agar warga yang terkena dampak banjir lahar dingin di Sungai Code itu dipindahkan. Namun sebagai pemerintah, kami tidak ingin apabila upaya tersebut sampai memaksa masyarakat, harus ada kesadaran dari mereka," kata Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto di Yogyakarta, Jumat.

 

Talaga Bestari Siapkan Kluster The Forest

KonsPro (5/5) JAKARTA - PERUSAHAAN pengembang properti PT Intiland Development Tbk (Intiland) menyiapkan pembangunan kluster baru yang eksklusif di perumahan Talaga Bestari, Tangerang. Kluster yang dinamakan The Forest ini rencananya dibangun di lahan seluas 14 hektar dan mulai dipasarkan pada bulan Mei 2011.

Teguh Prayitno, direktur PT Sinar Puspapersada, anak usaha Intiland yang mengembangkan Talaga Bestari mengatakan pembangunan kluster The Forest akan menggunakan pendekatan konsep dan prinsip-prinsip eco-green atau ramah lingkungan. Prinsip dan konsep tersebut antara lain diwujudkan melalui pembangunan kawasan lingkungan yang asri (green environment) dan penerapan energi alternatif.

 
 

Rusunawa Sukapura Tidak Layak Huni

KonsPro (4/5) JAKARTA - SEJUMLAH penghuni Rusunawa (rumah susun sederhana sewa) Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, mengeluhkan kondisi rusun yang telah mengalami kerusakan di sana-sini. Sejumlah kerusakan telah terjadi sejak lima tahun terakhir, dan penghuni pun sudah melaporkannya kepada pengelola. Namun, karena tak kunjung diperbaiki kerusakan semakin parah sehingga rusun pun menjadi tidak layak huni lagi.

Aceng, salah satu penghuni rusun mengatakan, fasilitas-fasilitas yang rusak di rusun itu, antara lain pegangan tangga dari besi, plafon terlihat bolong dan retak, serta genteng yang banyak pecah-pecah. “Kalau hujan, kami yang tinggal di lantai atas pasti kebocoran," keluhnya, Selasa (3/5).

 

Kemenpera Gandeng ITB Terapkan Konsep Green Building di Rusunawa

KonsPro (22/4) JAKARTA - KEMENTERIAN Perumahan Rakyat (Kemenpera) siap menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menerapkan konsep green building pada program pembangunan Rusunawa Mahasiswa di kampus tersebut. Adanya penerapan konsep green building di Rusunawa tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai wahana pembelajaran dan pengembangan karakter mahasiswa ITB dan efisiensi bahan material bangunan.

Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Monoarfa mengungkapkan, Kemenpera berharap adanya konsep green building pada bangunan Rusunawa akan mampu mendukung program pembangunan yang ramah terhadap lingkungan.

 
 

halaman 9 dari 14

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Advertorial

Topik :
Real Estate
Promosikan Iklan anda dengang text Ads di konsumenproperti.com.

Perumahan Indah
Perumahan Indah dengan taman yang mempesona

Ads by KonsumenProperti

Home | Liputan Khusus | Konsultasi | Komplain | Residensial | Komersial | Bisnis terkait | Infrastruktur
Pembiayaan | Figur | Sengketa | Kolom | Tips | Redaksi | Regulasi | Editorial | Iklan Kolom| Umum | Advertorial