REI Sumsel Targetkan Bangun 10 Ribu RST

0
3

KonsPro (02/03) PALEMBANG – Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia Sumatera Selatan pada 2011 menargetkan membangun 10 ribu unit rumah sederhana tapak, sebanyhak 8.000 unit di antaranya dialokasikan di wilayah Kota Palembang.

“Sebanyak 100 lebih pengembang akan ikut berpartisipasi dalam pembangunan rumah sederhana tapak (RST) di Sumsel,” kata Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumsel Ir Oka Murod, di Palembang, Selasa.

Ia menyebutkan dari jumlah pengembang sebanyak itu, termasuk 80 pengembang di antaranya yang berkonsentrasi dalam pembangunan RST menengah dan mewah di wilayah Kota Palembang.

Mengenai pelaksanaannya, menurut dia pihaknya akan melakukan di wilayah yang memang belum terjangkau pembangunan perumahan, tetapi lokasinya menyebar di seluruh wilayah Kota Palembang.

Beberapa wilayah yang menjadi sasaran pembangunan RST itu antara lain di Srimulya, Kenten, Sematang Borang, Km 8, KM 12, Talang Jambe, Gandus hingga Talang Keramat, katanya.

Menurut dia, pembangunan RST ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan perumahan bagi masyarakat, terutama yang berpenghasilan menegah ke bawah.

Ia berharap dari total target yang ditentukan dapat terealisasi lebih banyak lagi.

“Harapan tersebut cukup beralasan, karena pada 2010 saja kita berhasil merealisasikan pembangunan RST sebanyak 11 ribu unit dari target 10.000 unit,” katanya.

Sementara itu, terkait pajak, kata dia berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan RI No 31/PMK.03/2011 tanggal 28 Februari tentang pembebasan pajak terhadap rumah murah dengan nilai mulai Rp55 juta sampai Rp70 juta, maka seluruh calon konsumen RST dibebaskan dari pajak.

Ia menilai dibebaskannya pajak untuk setiap pembelian RST ini, akan meringankan dan membantu beban konsumen yang berkeinginan penuh memiliki rumah.

Pihaknya bersama PLN S2JB Palembang pada 1 April 2011 akan melakukan peluncuran jaringan listrik dengan kapasitas 8500 kwh bagi rumah di Sumsel.

Menurut dia, penyediaan jaringan bagi RST itu merupakan tanggung jawab sepenuhnya PLN untuk merealisasikannya.

Wali Kota Palembang H Eddy Santana Putra menegaskan pihaknya sangat mendukung penuh upaya DPD REI dalam upaya peningkatan pembangunan dan pengembangan perumahan, khususnya di Palembang.

“Pembangunan perumahan bagi golongan menengah ke bawah selain dilakukan pemerintah, pihak REI juga ikut berpartisipasi melakukan pembangunan rumah untuk masyarakat golongan bawah ini, termasuk kebutuhan pegawai negeri sipil,” katanya. (Ant.)