REI Sulsel Siap Bangun 10 Ribu Rumah Subsidi

0

 

KonsPro (24/2) MAKASSAR – TAHUN  ini, Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) akan membangun 219.000 rumah bersubsidi di seluruh Indonesia. Dari target itu, DPD REI Sulsel berambisi mengambil jatah hingga 10.000 unit.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Raymond Arfandy, kemarin, menjelaskan dengan ditandatanganinya program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) oleh Menpera dan bank-bank pelaksana, maka program rumah murah akan bergairah. “Pengembang akan agresif membangun dan end user dari masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki daya beli untuk menyicil rumah,” jelasnya.

 

Raymond menjelaskan, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi melalui FLPP akan segera digulirkan, pekan ini. “Menpera telah menandatangani Perjanjian Kerjasama Operasi (PKO) dengan empat bank yaitu, BNI, BRI, BTN, dan Mandiri dengan suku bunga 7,25 persen,” jelasnya.

 

Dia menjelaskan, sejumlah persyaratan juga telah dipermudah, antara lain Setoran Pajak Tahunan (SPT) tidak diperlukan lagi, verifikasi sepenuhnya diserahkan ke bank, cicilan dimulai sebulan setelah penandatangan KPR.

“REI menyambut kerja sama ini karena masyarakat sudah bisa segera merealisasikan KPR-nya sekaligus sudah bisa segera menempati rumah-rumah yang telah dibeli. Apalagi di Sulsel sudah terbangun ratusan rumah yang KPR-nya terhambat ketidakjelasan FLPP,” jelasnya.

Sementara Sabri, seorang end user salah satu rumah sederhana yang proses KPR-nya tertunda karena FLPP sebelumnya dihentikan tak dapat menyembunyikan kegembiraan setelah mendengar kabar adanya PKO Menpera bersama empat bank pelat merah. “Alhamdulillah, itu artinya, kami bisa mewujudkan impian memiliki rumah dengan cicilan terjangkau,” katanya. (Fajar)