REI Sampaikan 4 Point Penting Kepada SBY

0
2
Foto: Erlan Kallo

 

KonsPro (5/12), JAKARTA – PRESIDEN  Susilo Bambang Yudhoyono, memberikan  sambutan sekaligus membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) 2012 di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Rabu, 5 Desember 2012.  Rakernas tahun ini mengangkat tema ‘Rumah Untuk Semua’.

Ketua Dewan Pengurus Pusat REI Setyo Maharso dalam laporannya kepada Presiden menjelaskan, bahwa rakernas bertema ‘Rumah Untuk Semua’ ini mengandung harapan agar setiap warga Indonesia dapat memiliki rumah yang layak dan terjangkau sesuai dengan UUD 1945.

Dalam kesempatan itu,  melalui ketua umumnya, DPP REI menyampaikan sedikitnya 4 point penting kepada Presiden. Pertama, DPP REI tengah mempersiapkan blue print perumahan nasional yang akan menjadi sumbangan pemikiran bagi pemerintah dan real estat lain. Blue print ini akan dibukukan dan diserahkan kepada pemerintah pada ulang tahun REI ke-41 tahun depan.

Kedua, REI mengusulkan agar RUU Tapernas (tabungan perumahan nasional) segera disahkan. Dimana saat ini hanya masyarakat berpenghasilan tetap yang dapat mengakses KPR (kredit perumahan rakyat), sementara masyarakat berpenghasilan tidak tetap, belum bisa. Dengan Tapernas, masyarakat berpenghasilan tidak tetap dapat memiliki rumah.

Ketiga, REI menyarankan agar pemerintah menyediakan dana sebesar 5% dari APBN untuk KPR. Selama ini dana untuk pendidikan mencapai 20%, tetapi apa gunanya jika para pelajar tidak mempunyai tempat tinggal yang layak?.

Keempat, REI menyoroti soal kepemilikan oleh orang asing. Sebaiknya, imbuh Setyo, keran untuk kepemilikan properti asing dibuka. Pasalnya, pengembang Indonesia saat ini hanya bisa menjadi penonton dan kalah bersaing dengan pengembang dari negeri tetangga. Apalagi harga properti di dalam negeri masih rendah.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz mengatakan, untuk beberapa tahun ke depan perlu disiasati dengan cermat upaya penanggulangan kekurangan dan pemenuhan kebutuhan rumah untuk masyarakat kelas menengah ke bawah. Diharapkan upaya tersebut dapat dilaksanakan lebih efektif dan efisien dengan memanfaatkan berbagai peluang dan terobosan.

Presiden SBY di awal sambutannya menyampaikan ucapan selamat melaksanakan rapat kerja kepada para peserta rakernas. “Diperlukan keja sama dan sinergi antara pemerintah pusat maupun daerah dengan unsur-unsur dunia usaha yang lain. Harapannya, upaya kita untuk menambah jumlah rumah di tahun mendatang bisa tercapai,” kata Presiden SBY.

Hadir dalam acara ini, antara lain, Menteri Perekonomian Hatta Radjasa, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam, dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. (Erlan)