REI Naikkan Target Rumah 20 Persen

0

KonsPro (25/12) MAKASSAR — PERMINTAAN  rumah tinggal di Makassar yang terus meningkat dari waktu ke waktu, membuat Real Estate Indonesia Sulawesi Selatan (REI Sulsel) berani menaikkan targetnya tahun depan.

“Tahun 2011 nanti, Real Estat Indonesia Sulawesi Selatan (REI Sulsel), siap membangun 17.000 rumah.Pihak kami siap menaikan target pembangunan rumah di Tahun 2011 nanti, sebanyak 20 persen dari tahun ini. Jika Tahun 2010 ini REI manargetkan 15.000 rumah, tahun depan akan ditambah sekitar 17.000 rumah,”jelas Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI Sulsel, Jamaluddin Jafar kemarin.

Dia mengatakan, target tahun 2011 nanti diyakini bisa terealisasi dengan beberapa alasan. Di antaranya, kalangan perbankan mulai melirik sektor ini, untuk pengembangan bisnisnya. “Jika dulu, kita hanya mengenal BTN sebagai bank pemberi KPR, saat ini sudah ada beberapa bank lain,” jelasnya.

Seperti BNI dan BRI. Bank milik pemerintah ini kata dia, sudah mulai memberikan kemudahan fasilitas Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) kepada masyarakat. Belum termasuk bank swasta lainnya. Dikatakan Jamaluddin sepanjang bank masih mau membiayai sektor ini, REI Sulsel akan terus membangun sebanyak-banyaknya.

Jamaluddin mengakui, kalau tahun 2010 ini target REI Sulsel tidak tercapai. Tadinya ditargetkan pembangunan rumah sebanyak 15.000 unit. “Tapi sampai Desember ini, target tersebut tidak tercapai. Ada beberapa kendala yang menghambat teman-teman dalam berproduksi,” tukasnya.

Antara lain kata dia, curah hujan yang tidak stabil termasuk suku bunga awal tahun lalu yang cukup tinggi. Jamaludin mengatakan, tiga bulan terakhir ini saja suku bunga KPR sedikit lebih rendah. Namun, REI menargetkan, sampai akhir tahun ini paling tidak bisa membangun 10.000 rumah.

Disisi lain, Kepala Cabang BNI Sentra Kredit Konsumer (SKK) Wilayah Makassar–Danny Allogo Yulianto menjelaskan pihaknya siap mendanai 250 unit rumah dalam satu bulan di tahun 2011 nanti. Bahkan Danny menargetkan kalau target tahun ini sudah tercapai, bahkan dua kali lipat. Untuk itu katanya ia menaikkan targetnya di tahun depan.

Ditambahkan bahwa untuk jumlah tersebut, BNI SKK Makassar telah menyiapkan dana kurang lebih Rp50 miliar bagi masyarakat yang akan mengambil KPR. Diperkirakan jumlahnya sebanyak itu, dengan estimasi tiap rumah harganya berkisar Rp200 jutaan. (fajar.co.id)