REI Minta Pemerintah Segera Direalisasikan Tapera

0
Ilustrasi

KONSPRO, JAKARTA – Asosiasi Pengembang masih menunggu realisasi dari penerapan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Tapera merupakan program pembangunan rumah untuk rakyat yang dikeluarkan oleh pemerintah. Program ini disebut sebagai solusi untuk memiliki rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dana yang sudah ditabung ke dalam Tapera nantinya akan dijadikan sumber biaya untuk membangun rumah yang murah dan layak kepada para peserta tabungan Tapera yang berpenghasilan rendah. Namun hingga saat ini, realisasi terhadap program tersebut belum ada program yang signifikan.

Karena itu, Sekjen DPP Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Paulus Totok Lucida menilai langkah yang dilakukan Pemerintah di mana Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) No. 57/2018 tentang Modal Awal Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) harusnya dapat mempercepat diresmikannya BP Tapera.

Baca juga: Kemenpera Optimis Pembahasan RUU Tapera Dilanjutkan

“Tapera sih bagus tinggal penerapannya saja ke arah mana karena tabungan masyarakat banyak, ada tabungan untuk pensiun [Taspen], tabungan khusus ASN, ada tabungan untuk TNI/Polri,” kata Totok seperti dikutip oleh Bisnis,com, kemarin.

Namun, dia mengatakan yang terjadi selama ini adalah realisasi yang sulit. Dia mengharapkan fungsi dari BP Tapera bisa dijalankan dengan baik.
Baca juga: Presiden Jokowi Teken Aturan Soal Modal Awal BP Tapera

“Dari atas niatnya putih tapi di pelaksanaan bisa abu-abu, di lapangan belum tentu baik, padahal Pemerintah sudah sangat mendukung sektor properti,” jelas Totok.

Sebagai informasi, berdasarkan PP yang ditandatangani, modal awal BP Tapera sebesar Rp2,5 triliun yang terdiri dari Rp2 triliun sebagai dana kelolaan yang hasilnya digunakan untuk pemenuhan kebutuhan biaya operasional dan investasi BP Tapera dan Rp500 miliar untuk pemenuhan kebutuhan kegiatan investasi badan itu.

Editor: Reza GK