Regulasi

1.000 Tower Rusun "Gatot", Menpera Salahkan Foke

KonsPro (4/2), JAKARTA - Program pembangunan 1.000 tower rumah susun yang sejak awal disinyalir sebagai program yang sarat pencitraan, akhirnya diakui telah “Gatot” alias gagal total. Adalah Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz mengakui bahwa program tersebut telah gagal. Namun Djan Faridz tidak mau disalahkan. Ia menidung Fauzi Bowo yang menjadi Gubernur DKI Jakarta pada masa awal kebijakan itu dijalankan sebagai penyebabnya.

"Di zaman Pak Fauzi (rusunami) tidak boleh 24 lantai, maksimum 12 lantai, yang sudah dibangun semua disegel, jadi semua (pengembang) mengubah rusun menjadi menengah atas. Akhirnya, tak ada pembangunan rusunami yang terealisasi," kata Djan seperti dikutip tempo.co, Senin (3/2).

 

Aturan Baru Hunian Berimbang Sulit Dijalankan

KonsPro (12/12), JAKARTA - PENGEMBANG sekaligus pengamat properti Setyo Maharso mengatakan ada dua permasalahan utama yang membuat aturan tentang hunian berimbang sulit dijalankan, yakni terkait ketentuan harga dan lokasi.

Seperti diketahui, Kemenpera telah mengeluarkan aturan baru yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perumahan Rakyat No. 7/2013 tentang Perubahan Atas Permenpera No. 10/2012 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan Hunian Berimbang, pada 30 Oktober lalu.

 

Saatnya Lebih Serius Implementasikan Bangunan Gedung Hijau

KonsPro (3/10), JAKARTA - SEJAK diberlakukan Pergub DKI Jakarta No. 38 Tahun 2012, Tentang Bangunan Gedung Hijau pada April 2013, Jakarta baru memiliki  20 gedung bersertifikasi bangunan gedung hijau (green building), sementara Singapura diperkirakan sudah mencapai 1.500 gedung.

Kenyataan membuktikan masih rendahnya kesadaran di kalangan pengembang di Indonesia, khususnya di Jakarta terhadap aplikasi green building. Meski berarsitektur mewah, ibukota kita masih didominasi dengan gedung-gedung tertutup yang sangat boros menggunakan lampu dan AC (energi listrik). Padahal kalau desain arsitekturnya memenuhi kaidah-kaidah bangunan gedung hijau, maka sinar matahari dan angin dapat dimanfaatkan secara maksimal.

 
 

Pembatasan LTV Menguntungkan Konsumen

KonsPro (29/9), JAKARTA - DENGAN dikeluarkannya Surat Edaran, Bank Indonesia, No. 15/40/DKMP, tertanggal, 24 September 2013 yang ditujukan kepada semua Bank Umum di Indonesia, maka terjawab sudah kontroversi kebijakan pengetatan aturan rasio pinjaman terhadap nilai aset atau loan to value (LTV). Lalu siapa yang diuntungkan?

Surat Edaran tentang “Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit atau Pembiayaan Pemilikan Properti, Kredit atau Pembiayaan Konsumsi Beragun Properti, dan Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor, itu sekaligus menjawab berbagai informasi yang simpang siur.

 

Kemenpera Diminta Pertegas UU Rusun

Konspro (3/9), JAKARTA - KEMENTERIAN  Perumahan Rakyat (Kemenpera) diminta untuk mempertegas keberadaan Undang-Undang Rusun No. 20 Tahun 2011 tentang rumah susun. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Mulyadi dalam Rapat Kerja (Raker) Menteri Perumahan Rakyat bersama dengan Mitra Kerja Komisi V DPR RI, di Gedung Nusantara, Jakarta, Selasa (3/9/2013).

“Pemerintah harus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Undang-Undang Rusun yang baru karena di lapangan masih banyak pengembang yang mendasarkan perjanjian kepada Undang-Undang Rusun yang lama. Oleh karenanya, Kementerian Perumahan Rakyat harus mempertegas keberadaan Undang-Undang Rusun yang baru dengan cara menyurati para pengembang dan melakukan sosialisasi”, ujar Mulyadi.

 
 

halaman 3 dari 14

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Advertorial

Topik :
Real Estate
Promosikan Iklan anda dengang text Ads di konsumenproperti.com.

Perumahan Indah
Perumahan Indah dengan taman yang mempesona

Ads by KonsumenProperti

Home | Liputan Khusus | Konsultasi | Komplain | Residensial | Komersial | Bisnis terkait | Infrastruktur
Pembiayaan | Figur | Sengketa | Kolom | Tips | Redaksi | Regulasi | Editorial | Iklan Kolom| Umum | Advertorial