Harga Di Bawah Rp. 200 Juta Kualitas Rumah Bersubsidi Seadanya

KonsPro (05/08/2016), JAKARTA - AGAR harga rumah dapat terjangkau bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah, pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) telah menetapkan harga rumah bersubsidi tak boleh lebih dari Rp 200 juta.

Di satu sisi, kebijakan ini menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap masayarakat golongan menengah ke bawah sangat kuat. Sebab dengan harga rumah di bawah Rp. 200 juta, maka akan semakin banyak masyarakat kecil mampu membeli rumah. Namun dengan harga segitu, DPP REI (Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia) menilai itu tidak realistis.

 

Sebab harga tanah dan material sudah sangat tinggi, kalaupun dipaksakan dibangun, maka hampir dipastikan rumah bersubsidi berkualitas rendah, alias seadanya. Ujung-ujungnya, kalau ingin nyaman, konsumen rumah bersubsidi harus mengeluarkan biaya renovasi yang tidak sedikit.

Menurut Ketua DPP REI Eddy Hussy, harga rumah subsidi yang ditetapkan saat ini yakni sebesar Rp 130 juta terpaksa membuat para pengembang membangun rumah dengan beberapa kekurangan. "Kalau harga dibatasi ya seperti itu, plester dindingnya kurang rapi dan mengelupas atau kurang kualitasnya ya karena harganya segitu," jelas Eddy, beberapa waktu lalu di Jakarta.

Eddy berpendapat, bahwa saat ini yang penting rumah subsidi itu ada dulu dan terdiri dari komponen utama seperti atap, dinding, dan pintu sehingga layak huni. Selanjutkan konsumen dapat merenovasi sendiri di kemudian hari, bila mereka mendapat rejeki lebih.

Selain kualitasnya rendah, rumah bersubsidi ini juga diakui Eddy memiliki masalah dari segi penyediaan listrik dan air. "Kendalanya di listrik dan air, mau akad kredit tapi listrik belum nyambung, kemudian air juga belum ada dan ada yang buat sumur tapi tidak semua sukses. Kami saat ini berusaha untuk itu semua," ujarnya.

Meski begitu, kata Eddy, REI selaku asosiasi pengembang tak serta merta melepas tanggung jawabnya. Eddy menjamin pihaknya terus mengawal para pengembang dalam membangun rumah subsidi. "Kualitasnya yang seperti itu membuat REI terus memantau agar para pengembang ini benar-benar membangun rumah layak tinggal," pungkas dia. (Erlan Kallo)

Add comment


Security code
Refresh

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Advertorial

Topik :
Real Estate
Promosikan Iklan anda dengang text Ads di konsumenproperti.com.

Perumahan Indah
Perumahan Indah dengan taman yang mempesona

Ads by KonsumenProperti

Home | Liputan Khusus | Konsultasi | Komplain | Residensial | Komersial | Bisnis terkait | Infrastruktur
Pembiayaan | Figur | Sengketa | Kolom | Tips | Redaksi | Regulasi | Editorial | Iklan Kolom| Umum | Advertorial