Profesional Muda Tak Ragu Investasi Properti di Rancamaya

0
Foto: Istimewa

KONSPRO, BOGOR – Kaumprofesionalmuda yang lebih trend disebut kaum milenial yang bekerja di kantor-kantor swasta, industri kreatif, dan entrepreneur jumlahnya terus meningkat. Generasi muda bergaji sekitar Rp10 juta – Rp30 juta ke atas (di luar pendapatan lain) menduduki posisi manager, general manager, hingga direktur tidak sulit ditemukan.

Selain traveling dan update gadget terbaru, kini mereka cerdas membelanjakan pendapatannya. Kaum profesional, saat ini mulai melirik rumah (properti), selain untuk tempat tinggal (rumah pertama), beli properti dinilai sebagai investasi yang menguntungkan dalam jangka menengah dan panjang.

Salah satu perumahan di Kota Bogor yang banyak diminati adalah Rancamaya Golf Estate yang sekarang ini sedang memasarkan rumah segmen kelas menengah yang sangat pas untuk keluarga muda. Berada di Distrik Kingsville, cluster pertama Salvador telah sold out, menyusul cluster baru Amadeus yang pada bulan lalu, sebanyak 130 unit penjualan tahap pertama juga habis terjual.

Menurut Eftianto, Division Head Business Development, PT Suryamas Dutamakmur, Tbk., pengembang Rancamaya Golf Estate, pembeli rumah di Distrik Kingsville kebanyakan adalah kaum profesional yang rata-rata keluarga baru yang bekerja di Jakarta, Depok, Bogor, dan sekitarnya. Dengan harga rumah di atas Rp700 jutaan mereka mampu membeli rumah di Rancamaya Golf Estate menggunakan fasilitas KPR (kredit pemilikan rumah).

Baca juga: Beli Sekarang Apartemen Royal Heights “Untung Banyak”

Eftianto mengatakan, dalam beberapa bulan ke depan, akan banyak anak muda yang tinggal di Rancamaya. Di Cluster Amadeus pun 70 persen pembelinya adalah anak muda. Saat ini, cluster pertama Kingsville (Salvador) sudah mulai diserahterimakan.

“Dengan harga rumah Rp700 jutaan mereka berani ambil KPR, sebab punya optimisme bahwa dalam beberapa tahun ke depan karir dan penghasilannya akan meningkat. Bahkan ada yang pede mengambil KPR Rp3 miliar. Itu membuktikan daya beli mereka terus meningkat,” kata Eftianto, di Rancamaya, Bogor, Rabu, 9 Oktober 2019.

Sebelum dibuka Kingsville, kata dia, pembeli rumah dan kavling di Rancamaya adalah keluarga mapan dari Jakarta yang pembeliannya 75 persen dengan cara tunai dan tunai tertahap, sisanya KPR. Setelah Kingsville dikembangkan sekitar tahun lalu, kelas menengah terutama keluarga muda usia 30-an tahun mulai mendominasi, transaksi menggunakan KPR naik menjadi 60 persen dengan tenor rata-rata 15 tahun.

Istimewa

Amadeus Tahap 2

Dengan tingginya permintaan di segmen menengah ini, pengembang Rancamaya Golf Estate pun kembali merilis penjualan rumah 2 lantai di cluster Amadeus tahap 2 dengan lahan sekitar 4 hektar. Ditawarkan mulai dari Rp700 jutaan, Amadeus tahap 2 ini dibangun dengan konsep rumah tumbuh, dengan luas bangunan 40 m2 dan luas tanah 84 m2.

“Fasad (tampak depan) rumah Amadeus di tahap 2 ini didesain berbeda dengan Tahap 1. Keunggulannya lahannya lebih tinggi hingga view yang didapat akan lebih bagus. Di samping itu, lokasinya sangat dekat dengan fasilitas club house,” ungkap Eftianto.

Baca juga: Nama Properti Wajib Gunakan Bahasa Indonesia, Begini Tanggapan Pengembang

Dari segi lokasi, imbuh Eftianto, posisi Distrik Kingsville sangat prospektif karena memiliki gerbang langsung ke akses Bogor Inner Ring Road (BIRR) –yang dalam pembangunan–. Dan ketika beroperasi, maka akses penghuni ke Kota Bogor, Jakarta, dan wilayah sekitar akan lebih mudah.

“Kami optimis, saat jalan BIRR selesai, nilai investasi properti di Rancamaya, khususnya di Distrik Kingsville turut meningkat signifikan. Wajar jika banyak kaum milenial tertarik tinggal dan berinvestasi di sini. Sebenarnya yang kami jual itu adalah lingkungan hijau dan berkualitas, rumah sebagai bonusnya,” ujarnya.

Pengembangan Rancamaya tahap pertama seluas 400 ha kini sudah dikembangkan sekitar 80% termasuk lapangan golf sekitar 70 ha. Proyek pengembangan Rancamaya Golf Estate secara keseluruhan akan mencapai 700 ha dengan konsep kawasan “Green and Premium”.

Penulis: Reza GK