Potensi KPR FLPP Di Pameran Rumah Sejahtera 2013 Capai Rp 50 M

0
Dok. Humas Kemenpera

KonsPro (21/4), BEKASI – MINAT  masyarakat untuk membeli dan memiliki rumah murah di wilayah Bekasi dan sekitarnya tergolong cukup tinggi. Pasalnya, pada Pameran Pekan Rumah Sejahtera 2013 yang di selenggarakan selama satu pekan oleh Kementerian Perumahan Rakyat dan Bank BTN jumlah rumah sejahtera yang harganya tergolong murah yang telah dibooking oleh masyarakat mencapai angka 475 unit dan transaksi pendahuluan dengan Bank BTN yang menggunakan KPR FLPP sebanyak 88 unit rumah.

“Dari pameran Pekan Rumah Sejahtera 2013 yang digelar oleh Kemenpera dan Bank BTN jumlah rumah yang telah di booking oleh masyarakat mencapai angka 475 unit senilai Rp 40 Milyar. Sedangkan dan transaksi pendahuluan dengan Bank BTN yang menggunakan KPR FLPP sekitar 88 unit atau senilai Rp 7,263 Milyar. Secara keseluruhan jumlah potensi KPR FLPP di Bekasi bisa mencapai angka Rp 50 Milyar,” ujar Deputi Bidang Pembiayaan Kemenpera Sri Hartoyo kepada sejumlah wartawan dalam konferensi pers di sela-sela kegiatan pameran Pekan Rumah Sejahtera 2013 di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (21/4).

Sri Hartoyo menerangkan, jumlah transaksi yang menggunakan KPR FLPP tersebut diyakini akan bertambah pada beberapa hari ke depan. Sebab tidak semua calon konsumen melakukan proses transaksi dengan BTN pada waktu pameran.

Mereka diminta menyiapkan semua persyaratan terlebih dahulu sebelum datang ke Bank BTN untuk mendapatkan KPR. “Jumlah pengunjung yang datang pada pameran rumah sejahtera di Bekasi sekitar 30.000 orang. Kebanyakan pengunjung datang pada hari Sabtu dan Minggu dengan mengajak keluarga,” terangnya.

Lebih lanjut, Sri Hartoyo menuturkan, pameran Pekan Rumah Sejahtera 2013 yang dilaksanakan selama satu pekan mulai tanggal 13 – 21 April 2013 dapat dikatakan cukup berhasil dan sukses. Pasalnya, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang cukup baik mengenai program KPR FLPP Kemenpera serta bantuan pembiayaan lain dari Bank BTN, Jamsostek, Bapertarum PNS serta lokasi pameran yang sangat stategis di pusat kota Bekasi.

Namun demikian, pihaknya juga menyadari masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan pameran rumah sejahtera yang baru kali pertama diadakan di ruang terbuka ini. Ke depan, Kemenpera akan mengadakan kegiatan serupa di tempat tertutup atau indoor sehingga pengunjung bisa lebih nyaman mendatangi stan pengembang yang menjual rumah bersubsidi.

“Beberapa waktu lalu memang hujan turun cukup deras di Bekasi sehingga pengunjung pameran terlihat sepi. Tapi pada akhir pekan pengunjung yang datang cukup banyak. Ke depan kami akan berupaya agar pelaksanaan pameran serupa diadakan di indoor sehingga pengunjung lebih nyaman dalam memlih rumah yang mereka inginkan,” terangnya. (Ristyan)