Perubahan Rekening Developer

0

KonsPro (17/01) – ANDA punya masalah hukum di bidang properti? Kirimkan pertanyaan Anda di email redaksi@konsumenproperti.com. Sertakan alamat, dan indentitas yang jelas, kami akan segera menjawab pertanyaan Anda.Pertanyaan:

Pertanyaan:

PAK Erwin Kallo, saya ingin tanya tentang KPR. Saat ini saya sedang membeli rumah secara KPR. Rumah yang akan saya beli masih dalam tahap pembangunan. Pembayaran tanda jadi dan uang muka sudah dilakukan secara transfer ke rekening developer. Sekarang kami tengah  menanti penyelesaian surat-surat dan administrasinya.

Namun sembari menanti saya ragu dengan beberapa hal, antara lain:

  1. Selama proses itu ada pemberitahuan bahwa ada perubahan nomor rekening milik developer. Ke nomor rekening yang baru itulah nantinya saya harus mentransfer uang cicilan. Perlu saya sampaikan bahwa saya tidak melakukan kredit rumah ke bank, tapi kepada developer.
  2. Developer perumahan ini bukan developer besar. Apakah ada hal-hal yang patut saya perhatikan agar tidak terjadi masalah hukum di kemudian hari.

Sekian dan terima kasih.

Indra, Yogyakarta (DIY)

Jawaban:

PAK  Indra di Yogyakarta. Perubahan nomor rekening milik developer ke nomor rekening baru yang nantinya digunakan untuk mentransfer uang cicilan tidak menjadi masalah, sepanjang perubahan itu dilakukan secara resmi biasanya melalui surat pemberitahuan kepada ke alamat konsumen sebagaimana dicantumkan dalam surat perjanjian. Dan  untuk memastikan kebenaran surat pemberitahuan tentang perubahan rekening itu Bapak bisa melakukan konfirmasi balik ke pihak developer.

Yang perlu Bapak perhatikan berkaitan dengan developer perumahan agar tidak terjadi masalah hukum dikemudian hari diantaranya:

  1. Aspek kepemilikan, maksudnya bukti kepemilikan tanah (sertipikat tanah) atas nama developer harus sudah ada pada saat perumahan tersebut dipasarkan.
  2. Aspek perizinan, maksudnya izin lokasi atas nama developer harus sudah ada pada saat perumahan tersebut dipasarkan karena   dengan memiliki izin lokasi berarti lahan tanah di lokasi tersebut telah memenuhi persyaratan teknis untuk suatu wilayah permukiman. Ini meliputi peruntukan tanahnya dan tidak bertentangan dengan rencana pengembangan sarana umum lainnya.

Demikian penjelasan singkat ini, semoga bisa membantu.