Pengetahuan Dasar Taman

0
Makmur Fakuriqob, Chief Housekeeping MGR 2

KonsPro (20/02) – KEBERADAAN  tanam (pepohonan) dalam sebuah proyek properti, baik itu hunian maupun komersial tidak lagi hanya berfungsi sebagai pelengkap untuk menambah keindahan.

Namun lebih jauh, kini taman-taman telah menjadi kebutuhan vital yang harus ada, karena taman dapat menjaga keseimbangan alam, kesejukan di lingkungan sekitar, memperbanyak oksigen, bahkan dapat menaikan nilai jual daripada proyek tersebut.

Oleh sebab itu, taman-taman  di sebuah proyek properti haruslah ditangani secara profesional, sehingga keberadaannya  dapat berfungsi secara maksimal. Untuk wawasan kita, berikut ini bahasan singkat seputar taman

Pengertian Taman

Istilah taman disebut juga Lansekap/ Landscape/Garden/Park artinya adalah susunan tanaman & unsur penunjang lainnya yang ditata sedemikian rupa sehingga memberi nilai estetika dan nilai tambah lainnya bagi penggunanya.

Unit-unit  apartemen Agung Podomoro Group yang dikelola oleh PT Prima Buana Internusa (PBI) beberapa diantaranya Mengusung tema Garden seperti: Mediterania Garden Residences 1  dan Mediterania Garden Residences 2, Royal Mediterania Garden Residences, Sudirman Park dan lain-lain.

Fungsi Taman

Keberadaan suatu taman/garden sudah menjadi hukum wajib bagi suatu bangunan, apalagi apartemen sebagai hunian. Fungsi taman adalah banyak sekali diantaranya:

  1. Memberikan keindahan suatu area/ suatu bangunan.
  2. Menaikan nilai jual suatu bangunan.
  3. Sebagai paru-paru kota.
  4. Sebagai resapan air tanah.
  5. Sebagai ruang terbuka hijau.
  6. Sebagai tempat bermain/istirahat.

Unsur–unsur Taman

Untuk lebih mengenal suatu taman/garden, alangkah baiknya apabila kita mengetahui unsur-unsur pembentukan suatu taman/garden. Agar terlihat indah dan asri,  taman harus tertata, baik dari susunan  warna maupun jenis tanaman yang ditanam, serta memperhatikan tumbuh kembangnya tanaman tersebut.

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai unsur-unsur, terlebih dahulu kita  harus mengetahui dasar-dasar pembentukan taman.

Unsur-unsur taman dibagi menjadi 2 yaitu:

  1. Hard Material/Hardscape, yang ter-diri dari: Pergola, Stepping Stone, Relief, Patung, Gentong,  dan bagian-bagian lain yang terbuat dari benda mati atau perkerasan.
  2. Soft Material/Softscape, terdiri dari tanaman itu sendiri yang dapat di bagi menjadi dua, yaitu: tanaman  Outdoor dan tanaman Indoor.

Tanaman Outdoor

  • Pohon. Dapat pula terdiri dari jenis: – Buah-buahan: Seperti Jambu, mangga, sawo, dan lain-lain. – Pelindung: Trembesi, Angsana, Kamboja, Flamboyan, dan lain-lain. – Palem: Palem Raja, Palem Ekor tupai, Palem Segitiga, Palem bintang, Palem Seledri, dan lain-lain. – Bonsai: Cemara Udang, Beriju, Serutan, dan lain-lain.
  • Perdu. Tanaman Perdu ialah tanaman hias yang tingginya sekitar 20 cm s/d 150 cm dan ditanam Secara berkelompok. Indahnya sebuah taman banyak ditentukan pada pengaturan tanaman Perdu Yang disebut Border. Untuk membentuk sebuah border yang indah diperlukan kombinasi warna pada penataannya. Jenis tanaman yang biasa dipakai sebagai border antara  lain: jenis-jenis soka jawa, soka singapura, Azalea, Walisongo daun kecil,  berbagai macam Heliconia (pisang-pisangan), pakis-pakisan, dan lain-lain.
  • Ground Cover. Tanaman yang biasa digunakan untuk ground cover ialah jenis tanaman yang merambat dan pendek. Jenisnya banyak sekali antara lain: Blue Eyes, Taiwan Beauty, Kaktus Ko-dok, Lili-lilian (Lili Paris atau Lili Brazil), dan lain-lain.
  • Rumput. Tidak kalah pentingnya, keindahan sebuah taman juga ditentukan oleh terawatnya rumput yang bersih dan terpangkas rapih. Jenis rumput yang biasa digunakan pada taman ialah:  Rumput gajah (mini), Rumput Peking, Rumput Manila, Rumput Embun, Rumput Golf (TR 28 dan TR 29).

Tanaman Indoor (Indoorplant)

Untuk tanaman di dalam ruangan dapat dibagi menjadi dua yaitu:

  • Tanaman pot besar dengan syarat ketinggian  sekitar 60 cm s/d 2 meter.   Jenis Indoorplant antara lain sebagai berikut: Karet Hias (Ficcus Elastica), Drasena Bambu (Dracenna Sp), Palem Wregu   (Rapis Excelsa), Palem Kuning  (Chrysalidocarpus), Palem Seledri  (Caryota Urens), Sri Rejeki (Aglonema Sp), Walisongo (Schefflera Actynophyia), Balanceng (Dieffen Bachia Sp), Maranta (Marantha Kuconeura), Beringin (Ficcus Benyamina), Pilo Kuning (Phylodendron Yellow), Pilo Merah (Phylodendron Red Wing), Palem Puniks (Phoenix Canariensis), Palem Putri (Veitchia Mereli), Pinus (Pinus Rosembergii) dan masih banyak jenis yang lainnya.
  • Tanaman pot kecil dengan ketinggi-an sekitar 10 cm s/d 30 cm. Tanaman kecil yang biasanya disebut tanaman meja, karena biasanya dipasang di meja kerja  sebagai penghias, sekaligus penambah kesegaran ruangan. Tanaman pot kecil jenisnya antara lain: Kaktus Kodok Hijau, Kaktus Kodok Kuning, Bromelia, Kamboja Jepang, Maranta Bulu Ayam, Lili Paris, Lili Brazil, Walisongo Daun Kecil, Sirih Gading, Sanseviera, dan masih banyak jenis lainnya.

Karakter Tanaman Hias

Berdasarkan karakter tanaman hias dibagi menjadi beberapa bagian antara lain:

  1. Berdasarkan kebutuhan cahaya matahari: – Tanaman panas  misalnya: kaktus, palem, soka, kam boja jepang, dan lain-lain. – Tanaman setengah teduh  misalnya: irish, philodendron, dan lain-lain. – Tanaman teduh  misalnya: spathyphillum, sirih gading, anthurium, dan lain-lain.
  2. Berdasarkan tempat hidupnya: – Tanaman air misalnya: lotus, melati air, typa, dan lain-lain. – Tanaman darat misalnya: palem-paleman, buah-buahan, dan lain-lain.  – Tanaman laut misalnya: rumput laut, karang laut, dan lain-lain. – Tanaman epifit  misalnya: anggrek, kadaka, lumut, dan lain-lain. – Tanaman parasit  misalnya: benalu dan tali putri.
  3. Berdasarkan daya tarik keindahan: – Tanaman berdaun indah  misalnya: nanas, agave, anthurium, dan lain-lain. – Tanaman berbatang indah misalnya: bonsai, adenium, dan lain-lain. – Tanaman berbunga indah  misalnya: mawar, kanna, bougenville, dan lain-lain.

Demikian sekelumit informasi mengenai pengetahuan dasar-dasar pertamanan, untuk lebih luasnya akan kita sambung kembali pada edisi berikutnya, yaitu Teknik Pembuatan Taman yang Baik. Semoga tulisan ini bermanfaat. (Penulis: Makmur Fakuriqob, Chief Housekeeping MGR 2)