Pemeliharaan Lahan Fasum di Tangerang Alami Kendala

0
0
Ilustrasi: okezone.com

KonsPro (25/03) TANGERANG – PEMELIHARAAN lahan fasilitas umum dan fasilitas sosial milik sejumlah pengembang di wilayah Kota Tangerang, Banten, mengalami kendala karena belum ada penyerahan kepada pemerintah daerah setempat.

“Kami kesulitan untuk memperbaiki fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) karena lahan tersebut belum diserahkan pengembang, itu merupakan kendala,” kata Wali Kota Tangerang, H Wahidin Halim, Kamis.

Menurut dia, bila telah diserahkan sepenuhnya ke Pemkot Tangerang, maka akan dikelola serta dipelihara dengan baik. Pernyataan Wahidin Halim itu sehubungan beberapa kompleks perumahan di Kecamatan Ciledug dan Kecamatan Periuk, bahwa fasos dan fasum terbegkalai serta tidak terawat berupa jalan atau taman.

Sedangkan warga setempat mengharapkan agar lahan tersebut diperbaiki Pemkot Tangerang seperti kompleks perumahan lainnya di Kecamatan Cipondoh, Karawaci maupun di Batuceper.

Bahkan bila lahan fasos dan fasum itu diserahkan maka akan dibangun Gedung Olahraga mini dan tempat pertemuan warga serta Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

Demikian pula jalan lingkungan perumahan itu tidak lagi terbengkalai dan ditata kembali serta ditamani aneka pohon.

Kepala Bidang Penyelesaian Sengketa dan Fasos Fasum Dinas Tata Kota Pemkot Tangerang, Herawan mengatakan lahan itu belum diserahkan tersebar pada 13 kecamatan diantaranya di Kecamatan Karang Tengah, Kecamatan Jatiuwung, Kecamatan Benda dan Kecamatan Larangan.

Namun begitu, hingga saat ini sebanyak 323 bidang lahan fasos dan fasum di wilayah ini belum ada sertifikat, karena masih dalam proses pengajuan ke Kantor Badan Pertahanan Nasional (BPN) setempat.

Walau demikian, pihaknya berencana mengurus sebanyak 81 bidang lahan fasos dan fasum agar memperoleh sertifikat tanah selama tahun 2011. (Ant.)