Pembiayaan

Kredit pembiayaan bank syariah didominasi sektor real estate

KonsPro (22/9), SOLO - KREDIT atau pembiayaan perbankan syariah di wilayah eks Karesidenan Surakarta selama bulan Juli 2012, didominasi oleh sektor real estate dan persewaan.  Besar kredit atau pembiayaan itu mencapai Rp457.523.000.000,- dari total pembiayaan yang dikucurkan perbankan syariah mencapai sebesar Rp2.133.919.000.000,-, kata Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo Suryono kepada wartawan, di Solo, Jumat.

Ia mengatakan, bila dibanding Desember 2011, pembiayaan sektor real estate terjadi peningkatan untuk bulan Juli 2012. Peningkatan itu mencapai sebesar Rp. 7.696.000.000,- atau tumbuh 1,72 persen.

 

Ini Penyebab Rendahnya Penyerapan KPR FLPP

KonsPro (16/9) JAKARTA - SALAH  satu penyebab rendahnya penyerapan Kredit Pemilikan Rumah melalui Fasilitas Pembiayaan Pembangunan Perumahan (KPR FLLP) adalah permintaan konsumen yang tidak sebanding dengan pasokan yang ada, terutama untuk rumah tapak sejahtera dengan luas lantai 36 meter persegi (m2). Padahal, tahun ini Kemenpera telah menurunkan suku bunga FLPP dari 8,5% menjadi 7,25%.

"Karena pasokannya memang tidak ada dari pengembang perumahan sehingga suplai tidak memenuhi. Sebab pengembang telah membangun yang di bawah 36," ujar Ketua DPP Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Setyo Maharso.

 

Penyerapan KPR FLPP masih Rendah Penulis

KonsPro (16/9),JAKARTA - KEMENTERIAN Perumahan Rakyat (Kemenpera) tidak menampik masih rendahnya penyerapan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui Fasilitas Pembiayaan Pembangunan Perumahan (KPR FLLP).

Data Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pembiayaan Perumahan (PPP) Kemenpera menunjukkan per Agustus 2012 penyerapan FLPP hanya sebanyak 21.857 unit atau hanya 15,26% dari target 143.200 unit.

 
 

Kemenpera Usulkan Pagu Anggaran Tahun 2013

KonsPro (9/9), JAKARTA - KEMENTERIAN  Perumahan Rakyat (Kemenpera) mengusulkan RAPBN Tahun Anggaran 2013 sebesar Rp. 7.877,26 Milyar dari total Pagu Anggaran Tahun 2013 sebesar Rp. 29.716,00 Milyar. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz, dalam Rapat Kerja/Rapat Dengar Pendapat bersama dengan Komisi V DPR RI di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Gedung Nusantara, Jakarta (Kamis 6/9).

 

Bebas PPN Belum Membantu

 

KonsPro (1/9), SURABAYA - KEBIJAKAN  pemerintah membebaskan beban pajak dalam proses pembelian rumah sederhana atau rumah tapak dinilai belum banyak membantu. DPD REI Jatim menilai dukungan itu belum bisa dirasakan dampaknya dalam waktu dekat.

Ketua REI Jatim, Erlangga Satriagung mengatakan saat ini pengembang dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sama-sama kesulitan membangun dan mendapat rumah sederhana. Dengan kondisi harga tanah dan bahan bangunan yang ada sekarang banyak pengembang yang merugi jika memaksa mengembangkan rumah tapak.

 
 

halaman 4 dari 12

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Advertorial

Topik :
Real Estate
Promosikan Iklan anda dengang text Ads di konsumenproperti.com.

Perumahan Indah
Perumahan Indah dengan taman yang mempesona

Ads by KonsumenProperti

Home | Liputan Khusus | Konsultasi | Komplain | Residensial | Komersial | Bisnis terkait | Infrastruktur
Pembiayaan | Figur | Sengketa | Kolom | Tips | Redaksi | Regulasi | Editorial | Iklan Kolom| Umum | Advertorial