Liputan Khusus

Tambahan Proyek Multi Years di Tiongkok

KonsPro (12/4) JAKARTA - CIPUTRA Group tahun ini menargetkan penjualan (marketing sales) sebesar Rp 10 triliun. Jumlah itu naik signifikan sebesar 80 persen. Dengan bertambahnya target penjualan tahun ini, proyek baru siap dirilis. "Kami bakal ada kira-kira 10 proyek baru termasuk residensial, hotel, dan rumah sakit,” kata CEO Ciputra Group, Chandra Ciputra di Jakarta, Selasa (10/4).

Terget ini memang sangat berasalan. Sebab, Ciputra Group pada prinsip tidak hanya membangun rumah saja tetapi sebuah township (kota). Karena itu jika target itu dinaikkan 80 persen, tentu diterima pasar karena konsepnya membuat kota-kota kecil di berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

 

Menganyam Kembali Serpihan Mutiara Properti Yang Rusak

KonsPro (7/4) JAKARTA - PASAR  properti di negara ini diyakini sangat prospektif. Namun banyak masalah yang mengganggu. Rakyat bawah pun terancam kesulitan memiliki rumah murah Beruntung Perhimpunan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mampu menemukan solusi jitu.

Life begins at forty. Banyak orang berpendapat begitu. Usia 40 tahun biasanya menandakan kematangan dan kemapanan. Itu tercermin dari booming bisnis properti yang terjadi saat ini. Para pengembang pun leluasa membangun berbagai proyek properti karena pasar memiliki daya serap sangat tinggi.

 

Pakar: Bubarkan Kemenpera jika Tak Punya "Gigi"

KonsPro (12/3)  JAKARTA - PAKAR hukum properti, Erwin Kallo, mengatakan sebaiknya Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) dibubarkan saja, apabila tak memiliki kebijakan terarah. Menurutnya, masalah perumahan sebaiknya diserahkan kepada pemerintah daerah saja.

"Bubarkan saja Kemenpera kalau situasinya seperti ini, seolah tidak punya gigi. Serahkan masalah perumahan kepada pemda saja," kata Erwin di Jakarta, pekan silam.

 
 

Menpera Makin Ngaco, Bikin Kebijakan Di luar Jalur

KonsPro (9/3) Jakarta - MENTERI  Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz dinilai makin kacau karena membuat kebijakan diluar jalurnya. Di bawah kepemimpinan Djan Faridz, Kementerian Perumahan Rakyat sibuk mengusung pembangunan rumah murah seharga Rp 25 juta. Padahal tugas utama Kementerian Perumahan Rakyat adalah mengkoordinasikan semua pemangku kepentingan di bidang perumahan seperti pengembang, perbankan dan akademisi, agar bisa mengurangi angka backlog perumahan.

 

Kenaikan Harga Rumah Tergantung Bahan Baku

 

KonsPro (3/3) MAKASSAR - KENAIKAN  harga bahan bakar minyak dipastikan mengerek bahan baku rumah terutama besi, semen, pasir, batu, dan bahan timbunanan. Kenaikan bahan baku tersebut dipastikan mengerek harga rumah.

Menurut Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Sulsel Raymond Arfandy, pergerakan harga bahan bangunan kini masih labil. Belum bisa diperkirakan, berapa kenaikan harga semen atau besi dari produsen. Tentu komponen ini yang paling berpengaruh terhadap harga jual rumah yang tawarkan pengembang kepada konsumen.

 
 

halaman 5 dari 9

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Advertorial

Topik :
Real Estate
Promosikan Iklan anda dengang text Ads di konsumenproperti.com.

Perumahan Indah
Perumahan Indah dengan taman yang mempesona

Ads by KonsumenProperti

Home | Liputan Khusus | Konsultasi | Komplain | Residensial | Komersial | Bisnis terkait | Infrastruktur
Pembiayaan | Figur | Sengketa | Kolom | Tips | Redaksi | Regulasi | Editorial | Iklan Kolom| Umum | Advertorial