Liputan Khusus

Tapera Mampu Menekan Backlog Perumahan

KonsPro (14/8), JAKARTA - SALAH  satu upaya efektif untuk menutupi kekurangan perumahan (backlog) khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dari sisi pembiayaan yang kini sedang didorong adalah Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Saat ini melalui hak inisiatif DPR RI sedang menggodok  Rancangan Undang-Undang  (RUU) Tapera.

Oleh berbagai kalangan, Tapera dinilai akan mampu menekan backlog rumah yang setiap tahun terus membengkak. Di lain pihak berbagai usaha pemerintah melalui Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) belum secara signifikan mengatasi kekurangan tersebut.

 

Posisi Jual untuk Ring Satu

KonsPro (8/8) JAKARTA - BAGI  Ali Hanafia Lijaya Member Broker Century 21 Pertiwi, krisis ekonomi tahun 1997 yang membuat perekonomian Indonesia terpuruk hingga titik nadir, ternyata ada hikmah tersendiri. Ibarat orang sakit sudah koma lantas sembuh dan bangkit .

Dari situlah Indonesia, dalam hal ini pengembang, perbankan, broker properti dan stakeholder lainnya banyak belajar, apa saja kesalahannya di masa silam. Kemudian mereka berbenah, sehingga gejolak ekonomi dunia mana pun tidak akan berpengaruh signifikan terhadap perekonomian Indonesia.

 

 

Jakarta Barat Masih Jadi Incaran

KonsPro (1/8) JAKARTA - WILAYAH  Jakarta Barat menjadi “tambang emas” bagi pelaku bisnis. Pasalnya, wilayah di Jakarta Barat berada di posisi sangat strategis yang merupakan penghubung  antara Jakarta Pusat  dengan wilayah Tangerang  yang menjadi kawasan-kawasan primadona hunian eksklusif seperti: perumahan Alam Sutera, Bumi Serpong Damai (BSD), dan Gading Serpong.

Menurut Member Broker Century 21 Mediterania Yustinus Ho, selain untuk properti komersial, wilayah Jakarta Barat sangat prospektif  untuk dikembangkan sebagai kawasan hunian, sehingga tidak heran kalau sejumlah perusahaan properti ternama mengembangkan sejumlah proyeknya.

 
 

Pasar Properti Tetap Optimis Tumbuh Hingga 15 Persen

KonsPro (11/7) JAKARTA - MESKI  sempat “dihajar” dengan isu kenaikan BBM dan krisis ekonomi di Eropa, para pengamat dan pelaku bisnis properti tetap opitimis pasar properti di Indonesia akan tumbuh hingga 15% di 2012 ini.

Beberapa kalangan meyakini pasar properti di tahun 2012 ini dapat tumbuh sekitar 10-15%. Walau pertumbuhan itu diakui tidak secepat dan setinggi tahun 2011, namun pertumbuhan tersebut memberikan dampak positif terhadap industri properti. Pasar properti tahun 2012 lebih banyak dipengaruhi dari kebutuhan dari dalam negeri, baik untuk hunian dan komersial. Di lain pihak krisis Eropa dan Amerika membawa “berkah”, dimana fokus investor asing kini tertuju ke Asia Tenggara, dan salah satunya ke Indonesia akan memberi kontribusi positif terhadap pasar properti Indonesia.

 

Kepemilikan Properti Asing Tingkatkan Pendapatan Negara

KonsPro (9/7) JAKARTA - ADANYA  kepemilikan properti oleh orang asing di Indonesia ke depan diharapkan dapat ikut meningkatkan pendapatan negara. Namun demikian, pembatasan terkait harga serta unit properti yang dimiliki orang asing tetap diperlukan agar tidak terjadi penyelewengan terhadap pelaksanaan peraturan yang ada.

 

 
 

halaman 4 dari 9

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Advertorial

Topik :
Real Estate
Promosikan Iklan anda dengang text Ads di konsumenproperti.com.

Perumahan Indah
Perumahan Indah dengan taman yang mempesona

Ads by KonsumenProperti

Home | Liputan Khusus | Konsultasi | Komplain | Residensial | Komersial | Bisnis terkait | Infrastruktur
Pembiayaan | Figur | Sengketa | Kolom | Tips | Redaksi | Regulasi | Editorial | Iklan Kolom| Umum | Advertorial