Komersial

Graha Victoria Garap Guess House

KonsPro (29/5) MAKASSAR - PENGEMBANG  kini, tidak lagi hanya terfokus menggarap kawasan. Sebagian mulai melirik bisnis sewa kamar eksklusif. "Kami sudah membangun perumahan, yakni Arung Teko Permai. Saat ini, juga ekspansi ke guess house dengan membangun Sulawesi Kos Eksklusif," kata pemilik CV Graha Victoria, Mohammad "Goppe" Kamsul, kemarin.

Menurut dia, guess house ini pasarnya cukup besar. "Banyak profesional level manajer perusahaan besar yang bertugas di Makassar. Mereka ini yang banyak membutuhkan kamar eksklusif," katanya.

 

IMB Gandeng Aerowisata Bangun Hotel Bintang Tiga

KonsPro (20/5) MAKASSAR - TAHUN depan, jumlah kamar hotel kelas bintang tiga di Makassar akan bertambah. IMB Group dan Aerowisata kini tengah membangun Hotel Aerotel Smile yang diperkirakan beroperasi Agustus 2012. Hotel ini memiliki 150 kamar.

Untuk hotel tersebut, Investama Mega Bakti (IMB) Group dan mitranya Aerowisata harus merogoh isi kas senilai Rp60 miliar untuk membangun building berlantai 15. "Kami memilih mitra Aerowisata karena perusahaan ini sangat profesional dalam memanajemeni hotel, restoran, dan guess house," kata Komisaris Utama IMB Group, Idris Manggabarani, kepada FAJAR, akhir pekan lalu.

 

Hunian Hotel Bintang Capai 90 Persen

KonsPro (16/5) YOGYAKARTA - HUNIAN hotel berbintang tiga hingga lima di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada masa libur panjang akhir pekan dan Waisak mencapai 90 persen, sedang hotel melati lebih dari 60 persen.

"Berdasarkan laporan Sabtu (14/5), hunian hotel berbintang tiga hingga lima telah mencapai 90 persen. Diharapkan, hunian bisa mencapai 100 persen pada hari-hari berikutnya," kata Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Dedy Pranawa Eryana di Yogyakarta, Minggu.

 
 

Melihat Per tumbuhan Proyek Jababeka

 

KonsPro (10/5) BEKASI - PENGEMBANG  yang menggerakkan roda bisnis di kawasan industri terus melakukan pengembangan produk. Ini merupakan strategi jemput bola agar kawasannya makin dilirik investor. Upaya ini antara lain dilakukan oleh pengembang terkemuka PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. Empat segmen yang meliputi penjualan lahan industri (land industrial), penjualan perumahan (residential), bangunan komersial (commercial building), dan recurring income kini menjadi prioritas Jababeka dalam mengembangkan kawasan industri di Jababeka, Cikarang, Jawa Barat. Salah satu pengembangan yang berdampak serius bagi pertumbuhan industri di kawasan tersebut yang diperkirakan mencapai lebih dari 2.500 perusahaan adalah Cikarang Dry Port (CDP).

 

Tarif Sewa SSC Rp 35 Juta

KonsPro (7/5) SURABAYA - PEMBANGUNAN Surabaya Sport Center (SSC) di kawasan Benowo sudah selesai 100 persen. Sewa lapangan SSC sekali pertandingan dipatok Rp 35 juta, biaya listrik Rp 2,5 juta per jam, serta air Rp 2 juta.

Terkait biaya itu, pengelola SSC tidak akan mendiskriminasikan antara penyewa dari Surabaya maupun dari luar. Misalnya, Persebaya 1927 yang menyewa, mereka tetap membayar sesuai ketentuan. Sedangkan untuk kegiatan internasional, harga sewa lebih mahal. Hal itu dikarenakan pengunjung yang hadir di kegiatan internasional lebih banyak.

Biaya sewa itu sudah masuk dalam draf Peraturan Wali Kota (Perwali) yang akan diajukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Surabaya ke Wali Kota Tri Rismaharini. Namun, pihak Dispora masih menunggu penyerahan aset SSC dari Bagian Perlengkapan Pemkot Surabaya. “Gedungnya bagus, semua fasilitas di dalam gedung sudah tersedia. Setelah SSC diserahkan ke kami, draf itu kami ajukan ke wali kota,” papar Sigit Sugiharsono, Kepala Dispora Kota Surabaya, Jumat (6/5).

Meskipun pembangunannya baru selesai April, SSC sudah diresmikan mantan Wali Kota Bambang DH, setahun lalu. Menurut Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Sri Mulyono, kontraktor pembangun SSC sudah menyerahkan ke pihaknya akhir April. Sekarang tinggal proses administrasi dan inventalisir barang di gedung olahraga yang menghabiskan dana Rp 450 miliar itu.

Akibat tak segera diserahkannya SSC itu, Dispora batal menggelar pertandingan Liga Premiere Indonesia (LPI) antara Persebaya 1927 melawan Persema yang memiliki bintang Irfan Bachdim. Sesuai jadwal pertandingan itu digelar 15 Mei. “Polisi kan juga minta seminggu sebelum pertandingan mengajukan izin, lha ini asetnya belum diserahkan ya gak nututi,” terang Sigit.

Ia mengungkapkan, perawatan termahal di SSC adalah perawatan rumput. Sebulan bisa menghabiskan dana Rp 43 juta. Dana sebesar itu untuk pemotongan, pupuk, dan perawatan lainnya. Selain kegiatan olahraga, dispora melarang penyewa menggelar musik. “Kalau kegiatan seperti itu diizinkan, puntung rokok pengunjung akan merusak rumput. Belum lagi diinjak-injak,” katanya.

Sementara itu, kritik muncul dari Ketua Komisi B DPRD Surabaya M Mahmud. Ia mengatakan, SSC merupakan proyek gagal. Stadion itu dinilai belum dibutuhkan masyarakat Surabaya. “Faktanya, selesai dan diresmikan, stadion itu mangkrak hampir satu tahun,” kecamnya. (SuryaOnline)

 
 

halaman 7 dari 13

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Advertorial

Topik :
Real Estate
Promosikan Iklan anda dengang text Ads di konsumenproperti.com.

Perumahan Indah
Perumahan Indah dengan taman yang mempesona

Ads by KonsumenProperti

Home | Liputan Khusus | Konsultasi | Komplain | Residensial | Komersial | Bisnis terkait | Infrastruktur
Pembiayaan | Figur | Sengketa | Kolom | Tips | Redaksi | Regulasi | Editorial | Iklan Kolom| Umum | Advertorial