Bulan Depan Harga Rumah Subsidi Bakal Naik

0
Pemerintah akan menaikkan harga rumah subsidi berkisar 3 - 7,5 persen (Foto: Rasyid)

KONSPRO – JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum da Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan harga rumah subsidi bakal naik di bulan Februari 2019. Sementara ini besaran kenaikan rumah subsidi masih dalam pembahasan Kementerian Keuangan, dan  Kementerian PUPR, dan diperkirakan paling lambat dapat diputuskan pada bulan depan (Februari).

Menurut Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid, sebesaran kenaikan yang diusulkan berkisar 3 persen hingga 7,5 persen. Angka itu hanya berlaku untuk tahun 2019, sementara di tahun-tahun berikutnya akan dibahas lebih lanjut.

Baca juga: Harga Di Bawah Rp. 200 Juta Kualitas Rumah Bersubsidi Seadanya

Unit Sembari menunggu keluarnya surat keputusan,  harga rumah subsidi untuk sementara masih menggunakan harga yang berlaku pada 2018. Untuk diketahui, angka kenaikan harga rumah subsidi berbeda-beda di setiap daerah. Ada beberapa faktor yang membuat perbedaan harga, di antaranya harga material dan tanah di masing-masing daerah.

“Harga tanah itu yang paling tinggi pengaruhnya, di setiap daerah beda-beda, misalnya di Papua, Bali, dan yang lain,” ucap Khalawi, seperti dikutip Kompas.com. Dia menambahkan, sudah berdiskusi dengan para pengembang.

Sejauh ini, katanya,  para pengembang mengaku tidak ada masalah dengan rencana tersebut. Bahkan mereka semakin bersemangat untuk memasarkan rumah subsidi.

“Kami sudah bicara sama-sama dengan pengembang. Mereka oke saja, jadi enggak ada masalah. Malah lebih semangat,” imbuh Khalawi.

Editor: Reza GK