Kemenpera Siap Bangun 9.600 Rumah TNI

0
Foto: Humas Kemenpera

Foto: Humas Kemenpera
KonsPro (7/01) JAKARTA – KEMENPERA hingga tahun 2012 mendatang  siap membangun sebanyak   9.600 unit rumah bagi anggota TNI di seluruh Indonesia. Selain itu, Kemenpera ke depan juga akan memprioritaskan pembangunan perumahan bagi prajurit TNI di daerah perbatasan sebanyak 1.000 unit.

Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera)  Suharso Monoarfa mengungkapkan,  Kemenpera ke depan akan terus melakukan kerjasama dengan Kementerian Pertahanan untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi prajurit TNI. “Kami akan membangun sebanyak 9.600 unit rumah  untuk prajurit TNI,” ujar Suharso Monoarfa  kepada wartawan seusai acara penandatangan Kesepakatan Bersama antara Kemenpera dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengenai Penyediaan Rumah Umum, Rumah Negara dan Rumah Khusus untuk Prajurit, PNS, Purnawirawan/ Warakawuri dan Janda/Duda PNS di Lingkungan Kemhan dan TNI, di  Jakarta, Kamis (6/1).

Penandatanganan kesepakatan kerjasama Nomor SKB/ 02/I/ 2011 dan Nomor 01/ SKB/ SM/ 2011 antara Kemenpera dan Kemhan itu ditandantangani oleh Sesmenpera Dr Ir Iskandar Saleh, MCP, MA  dan Sekjen Kemhan Marsdya TNI Eris Herryanto, M.A.  Tujuan  dilaksanakannya kesepakatan bersama ini adalah terpenuhinya kebutuhan tempat tinggal atau hunian untuk Prajurit, PNS, Purnawirawan/ Warakawuri dan Janda/Duda PNS di Lingkungan Kemhan dan TNI sehingga terwujud peningkatan kesejahteraan.

Ruang lingkup kesepakatan bersama ini meliputi penyediaan rumah umum, rumah negara dan rumah khusus berupa dukungan bantuan FLPP untuk kredit/ pembiayaan pemilikan rumah umum yang berbentuk tunggal atau deret atau rumah susun umum beserta prasarana, sarana, utilitas lingkungan bagi MBR termasuk di dalamnya prajurit, PNS, Purnawirawan/ Warakawuri dan Janda/Duda PNS serta penyediaan rumah susun negara untuk prajurit dan PNS di lingkungan Kemhan dan TNI dan rumah khusus yang berbentuk tunggal atau deret beserta PSU lingkungan di daerah perbatasan dan pulau-pulau terluar.

Suharso Monoarfa menerangkan, rumah bagi prajurit TNI itu nantinya berbentuk rumah susun sebanyak 100 tower.  Rusun TNI tersebut akan dibangun di atas lahan milik TNI sehingga diharapkan dapat menjadi percontohan bagi masyarakat bagaimana tinggal di hunian vertikal mengingat keterbatasan lahan yang ada saat ini.

Terkait masalah perumahan prajurit di daerah perbatasan,  Menpera menyatakan bahwa pihak Kemenpera juga akan membangun 1.000 unit rumah. Program pembangunan tersebut, kata Menpera, sebenarnya  sudah dimulai pada tahun 2010 akan tetapi masih menunggu lokasi yang ditentukan oleh Kemenhan dan TNI.

Lebih lanjut, Suharso menjelaskan bahwa kerjasama antara Kemenpera dan Kemenhan ini tidak hanya dalam hal pembangunan perumahan saja melainkan juga terkait pembiayaan perumahan prajurit. Untuk membantu prajurit TNI dalam pembiayaan perolehan perumahan 00akan dikerjasamakan antara BLU Pusat Pembiayaan Perumahan dengan ASABRI dan YKPP. “Adanya kerjasama ini nantinya akan memurahkan harga rumah dan lebih terjangkau buat prajurit TNI,” harapnya. (Ristyan)