Kemenpera Minta Dinas Perumahan di Daerah Proaktif

0
0
Foto: Humas Kemenpera

KonsPro (30/10) – KEMENTERIAN Perumahan Rakyat (Kemenpera) meminta dinas-dinas di daerah yang mengurusi masalah program pembangunan perumahan dan permukiman bagi masyarakat proaktif dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Untuk itu, pemerintah daerah (Pemda) ke depan diharapkan dapat memberikan perhatian khusus terkait hal ini karena mengetahui secara persis berapa jumlah kebutuhan serta lokasi yang sesuai untuk pembangunan perumahan. Demikian benang merah yang mengemuka dalam kegiatan rapat konsultasi dan koordinasi antara Kemenpera dan Komisi C DPRD Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara di Kantor Kemenpera, Jakarta, Jum’at (29/10). Hadir dalam pertemuan itu Kepala Biro Hukum, Kepegawaian dan Humas Kemenpera, Agus Sumargiarto serta Asdep Penyediaan Rumah Susun Deputi Perumahan Formal, Pangihutan Marpaung serta empat orang anggota Komisi C DPRD Kota Tanjungbalai.

Kepala Biro Hukum, Kepegawaian dan Humas Kemenpera, Agus Sumargiarto mengungkapkan, keberadaan dinas yang khusus mengurusi masalah perumahan di daerah sangatlah diperlukan. Hal itu untuk mempermudah koordinasi program antara pemerintah pusat dan daerah terutama program pembangunan perumahan bagi masyarakat.

Selain itu, peran DPRD untuk mengubah dinas yang ada di daerah sehingga masalah perumahan ditangani oleh dinas tersendiri juga diperlukan. Pemda juga perlu memnjadikan program perumahan menjadi salah satu hal penting dalam instrumen perencanaan pembangunan kotanya.

“Selama ini kami menemukan masih banyak Pemda yang menggabungkan unit kerja yang mengurusi masalah perumahan dengan dinas lainnya. Kami harap ke depan Pemda bisa menetapkan dinas yang khusus menangani masalah ini sehingga koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam progeram perumahan bisa berjalan dengan baik,” kata Agus Sumargiarto.

Lebih lanjut, Agus Sumargiarto menerangkan, saat ini sebenarnya Pemda yang bertanggungjawab dalam penyediaan perumahan bagi masyarakat. Namun demikian, pemerintah pusat melalui APBN akan tetap membantu Pemda dalam memenuhi kebutuhan rumah di daerah salah satunya melalui berbagai program seperti pembangunan rumah sejahtera susun serta perumahan swadaya yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat.

Kemenpera ke depan juga akan terus berupaya melakukan sosialisasi ke daerah agar berbagai program perumahan dapat diketahui secara pasti oleh Pemda. Tentunya Pemda harus mampu menangkap dukungan pemerintah pusat ini agar dapat membantu masyarakat dalam memiliki rumah yang layak huni dan mengurangi kawasan kumuh di daerah.

Asdep Penyediaan Rumah Susun Deputi Perumahan Formal, Pangihutan Marpaung mengungkapkan, saat ini Kemenpera terus menerima banyak proposal dari daerah maupun perguruan tinggi terkait program rumah sejahtera susun maupun program perumahan swadaya.
Oleh karena itu, Kemenpera akan melakukan verifikasi administrasi terlebih dahulu untuk prioritas program perumahan di daerah. Salah satunya adalah masalah legalitas lahan, calon kelompok penerima manfaat bantuan serta apakah lahan yang disediakan oleh Pemda sudah sesuai RUTR apa belum,

“Kami harap Pemda juga bisa menyediakan lahan atau tanah siap bangun sesuai administrasi pertanahan. Jangan sampai lahan yang telah dipersiapkan untuk lokasi pembangunan oleh Pemda mendapat klaim dari pihak lain. Selain itu juga diperlukan daya dukung tanah untuk pembangunan rumah sejahtera susun dan akses jalan untuk mobilitas masyarakat serta kendaraan,” harapnya.

Sementara itu, Kabag Perencanaan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Kota Tanjungbalai, Ramadhan Syahdan menjelaskan, saat ini kebutuhan rumah di Kota Tanjungbalai terus meningkat.  Dengan luas daerah sekitar 6.800 ha jumlah penduduk Kota Tanjungbalai terus meningkat mencapai angka lebih dari 400.000 ribu jiwa.

Untuk itu, pihaknya berharap Kemenpera ke depan dapat membantu pembangunan rumah sejahtera susun di Kota Tanjungbalai. “Kami telah menyediakan lahan untuk perumahan sekitar 10 ha di Kota Tanjungbalai. Kami harap kemenpera bisa membantu kami dalam pembangunan rumah sejahtera susun maupun membantu melalui program perumahan lainnya sehingga kebutuhan perumahan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” katanya. (Ristyan)