Jasa Marga Bidik Emas “Green Toll Road” Tol Gempol-Pandaan-Malang

0
Gerbang Tol Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

KONSPRO, JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengincar dapat meraih sertifikat green toll road dengan peringkat emas atau gold untuk ruas Tol Gempol- Pandaan dan Pandaan-Malang. 

Sertifikasi green toll road ini sedang diproses oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, dan Green Product Council Indonesia (GPCI).

Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk Mohamad Agus Setiawan mengatakan, peresmian dan pembagian sertifikat akan dilakukan pada 13 Maret 2020 mendatang.

Baca juga : Kasus Korupsi Jiwasraya: Hanson Bakal Meminta Kembali Sertipikat Tanah yang Disita Kejagung

“Ini merupakan green toll road pertama di Indonesia,” ujar Agus, Senin (24/2/2020).

Agus menuturkan, peringkat gold optimistis dapat diraih karena ruas Tol Gempol-Pandaan yang beroperasi pada 2015 memenuhi kriteria pelayanan terbaik dengan bobot 40 persen.

Selain itu, interaksi jalan tol sepanjang 13,61 kilometer dengan lingkungan serta masyarakat sekitar juga dapat membawa manfaat signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Sementara Tol Pandaan Malang sepanjang 38,48 kilometer yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 13 Mei 2019 memenuhi kriteria green planning, dan green material dengan skor tertinggi.

“Ini karena Tol Pandaan-Malang baru dioperasikan,” imbuh Agus.  

Sertifikasi green toll road, menurut Agus, merupakan bagian dari program Jasa Marga dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Dia melanjutkan, green toll road bukan semata jalan tol dihijaukan dengan tanaman dan pohon-pohon, melainkan pelayanan terbaik, jalan tol yang nyaman dan aman, rest area yang memudahkan pengguna tol, pengelolaan sampah, pengurangan polusi dan lain-lain.

Jasa Marga sendiri hingga saat ini telah menanam lebih dari 71.000 pohon di wilayah operasional jalan tol sejak 2015.

Selain itu, Jasa Marga juga menginisiasi pembinaan Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksacuci) di wilayah operasional Jalan Tol Jakarta-Tangerang.

Melalui Banksacuci, Jasa Marga mengelola sungai secara terintegrasi, yaitu dengan memelopori penanaman pohon untuk mengurangi polusi, mengelola keberagaman hayati yang berada di bantaran Sungai Cisadane, dan mengelola sampah yang didapat dari Sungai Cisadane.

Dengan adanya konsep-konsep seperti ini diharapkan dapat meringankan masalah-masalah yang berkaitan dengan lingkungan.

Kompas.com