Jakarta Segera Atur Tata Ruang Bawah Tanah

0

 

KonsPro (04/02) JAKARTA – PENGATURAN mengenai tata ruang bawah tanah di wilayah DKI Jakarta yang selama ini dikeluhkan pengembang akan segera dikeluarkan paling lambat akhir tahun ini.

Wiriyatmoko, Kepala Dinas Tata Ruang Pemerintah Kota DKI Jakarta menyatakan aturan mengenai tata ruang bawah tanah akan diselesaikan, segera setelah Peraturan Daerah mengenai Rencana Tata Ruang dan Wilayah (Perda RTRW) disahkan oleh DPRD. Detailnya akan dibuat setelah perdanya disahkan dan rencananya akan diterbitkan dalam bentuk SK gubernur.

“Aturan mengenai tata ruang bawah tanah memang harus segera rampung, mengingat proyek MRT akan segera berjalan, proyek MRT akan sangat membutuhkan aturan mengenai tata ruang bawah tanah,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, hari ini.

Mengenai isinya sendiri dia menambahkan apabila tanah tersebut milik pemerintah daerah ataupun milik publik maka ruang yang ada di bawahnya hanya boleh dibangun untuk kepentingan publik saja. Misalnya untuk pembangunan perpustakaan, sekolah, ataupun gedung milik publik lainnya.

Pengembang yang ingin membangun, sambungnya, dapat melakukan pembangunan pada tanah yang memang dimiliki sendiri oleh pengembang tersebut, tetapi tentu saja harus sesuai dengan peraturan peruntukan tanah di atasnya.

Kalaupun pengembang misalnya ingin menghubungkan stasiun-stasiun MRT dengan gedung-gedung miliknya, maka pengembang dapat mengajukan kepada pemda untuk pengaturan lebih lanjut dengan sistem tender terbuka.

Wiriyatmoko mengungkapkan pada 2012 nanti diharapkan aturan telah benar-benar siap sehingga pembangunan di ruang bawah tanah segera dapat dilakukan mengiringi proyek MRT yang akan terus berjalan. (bisnis.com)