Investasi Lippo Group di KTI Capai Rp5 Triliun

0

KonsPro (10/01) MAKASSAR – KAWASAN Timur Indonesia (KTI) memiliki potensi bisnis yang menarik bagi beberapa investor. Lippo Group misalnya, optimis 25 tahun ke depan KTI terbaik di Indonesia.

Chief Executive Officer (CEO) Lippo Group, James T Riady, mengungkapkan hal itu usai memberikan kuliah umum di hadapan civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (Stie Nobel), di Graha Multi Niaga, Jumat 7 Januari.

“Selama 15 tahun kami di KTI, untuk seluruh KTI investasi kami sudah mencapai Rp4 tiliun hingga Rp5 triliun. Ke depan kita akan mengembangkan kegiatan-kegiatan bisnis yang bisa berdampak sosial atau transformasi sosial seperti di bidang pendidikan dan kesehatan. Dan 25 tahun ke depan, potensi terbesar ada di KTI khususnya sumber daya alam, juga sumber daya manusia,” ungkapnya.

Hanya saja lanjut dia, untuk menggerakkan sumber daya alam tersebut masyarakatnya perlu diberi pendidikan yang bisa mendongkrak mutu sumber daya manusianya. James juga mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia kini sekitar 6,5 persen dengan inflasi setahun mencapai 7 persen, sehingga omzet di Indonesia kini naik rata-rata 13 persen.

Ini lanjut dia, merupakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di banding Amerika yang pertumbuhan omzetnya hanya sekitar 3 persen. Omzet Indonesia kata dia saat ini sekitar USD700 miliar, sehingga dapat diprediksi 30 tahun ke depan dapat mencapai USD8,5 triliun.

Dari pertumbuhan tersebut, sektor swasta berhasil tumbuh lebih besar. “Sehingga melihat potensi ekonomi Indonesia, kita jangan skeptis, orang yang skeptis selalu melewatkan peluang,” jelasnya.

Karena sektor swasta tumbuh dengan baik, James merasa Indonesia perlu melahirkan banyak enterpreneur dengan berbagai pelatihan yang nantinya dapat menghasilkan pengusaha-pengusaha muda yang terampil. (Fajar Online)