Harga Apartemen Kecil Naik Lebih Cepat

0
Ilustrasi: moneymoon.org

KonsPro (13/10/2014), SURABAYA – INVESTOR properti semakin girang berburu apartemen yang mulai tumbuh menjamur di Surabaya. Namun, belum banyak yang mengetahui, bahwa membeli apartemen dengan unit hunian kecil, atau yang biasanya ditujukan untuk masyarakat kelas menengah, lebih menggiurkan untuk dijadikan investasi.

Bos Gunawangsa Group, Triandi Gunawan, mengatakan apartemen murah lebih menarik karena indeks kenaikan harganya lebih cepat dari apartemen kelas premium. Menurut Triandi, hal itu terjadi karena apartemen ini punya segmen pembeli yang jauh lebih besar.

“Yang belum punya tempat tinggal, itu kan kebanyakan masyarakat kelas menengah ke bawah. Nah permintaan lebih banyak, tapi supply atau ketersediaan barang tidak lebih besar. Ini yang membuat harga apartemen kelas menengah naik lebih cepat,” ujar Triandi, ditemui di Surabaya, akhir minggu lalu.

Triandi menyebut, indeks pertumbuhan harga residensial (IHPR) BI bisa dijadikan acuan. Dari catatan yang ada, apartemen kecil punya indeks kenaikan harga tertinggi, yakni diatas 19 persen. “Sementara untuk ukuran menengah, di bawah 19 persen. Sementara apartemen-apartemen besar, kenaikan harganya di bawah sembilan persen. Ini menunjukkan apartemen dengan unit hunian kecil, memang paling potensial kenaikan harganya,” ungkap Triandi.

Gunawangsa Group sendiri, dikenal sebagai pengembang apartemen kelas menengah di Surabaya. Satu dari tiga proyek apartemen mereka di Surabaya, seperti Apartemen Gunawangsa Manyar, misalnya, banyak diminati kalangan mahasiswa. Menurut Triandi, kenaikan harga unit apartemen mereka saat ini bergerak sangat cepat. “Apatemen kita di Manyar, dulu pertama kali dilepas dengan harga Rp 99 juta. Saat ini harga secondary sudah di kisaran Rp 250-300 juta,” kata dia. (surabaya.tribunnews.com)