Green Central City Lengkapi Hunian Kota Tua

0
3

KonsPro (18/4) JAKARTA – PEMBANGUNAN super blok “Green Central City” diharapkan dapat melengkapi hunian di kawasan kota tua Jakarta Pusat yang selama ini memang sudah sangat padat.

“Kami membangun hunian superblok ini dengan konsep yang memadukan kenyamanan bagi penghuni, sehingga jauh dari lingkungan padat di kawasan kota tua,” kata Chief Operating Officer Green Central City, Martono Hadipranoto di Jakarta, Minggu.

Martono mengatakan, dengan lokasinya berada di jantung kota Jakarta maka akan memberikan investasi yang menguntungkan bagi pemiliknya.

“Kami mempunyai komitmen lain yaitu melestasikan warisan yang sangat penting dan berharga yaitu Candranaya, yang juga akan berfungsi sebagai tujuan wisata di pusat kota,” ujar dia.

Layaknya kompleks hunian yang terintegrasi dan modern, Green Central City menyediakan fasilitaskolam renang, lapangan tenis, lintasan lari, arena bermain anak, pusat kebugaran, ruang serba guna, minimarket, cafe, dan sebagainya.

Meskipun berada di tengah hiruk pikuknya pusat perputaran ekonomi, daerah Glodok, kawasan seluas 1,4 hektar ini dibangun dengan konsep ramah lingkungan, sehat dan nyaman.

Green Central City, dengan bangunan dengan luas gross area 94,045 m2 terdiri dari dua menara apartemen, masing – masing merupakan hunian vertikal dengan 37 lantai, 432 unit apartemen dan dua unit Penthouse.

Selain itu akan dibangun taman atap. (skypark) seluas 0,6 hektar yang dibangun di atas Citywalk. Satu hal yang sangat khusus dan menarik di Green Central City yaitu, adanya bangunan bersejarah warisan nasional Candranaya (Klenteng), peninggalan abad 18 yang dilestarikan.

Warisan ini berada di tengah-tengah superblok pada jaman keemasannya merupakan bangunan komunitas cina tua Batavia. “Kami menawarkan gaya hidup yang nyaman, unik dan bermakna di Green Central City, karena selain memberikan lingkungan yang sehat serta memberikan berbagai kelengkapan fasilitas yang tersedia,” tambah Martono. (Ant.)