Dana Proyek Rusunawa Buruh Hangus

0
6
Foto: miamism.com

KonsPro (17/01) MALANG – DANA proyek rumah susun sederhana sewa (rusunawa) sebesar Rp17 miliar bagi kalangan buruh di Kabupaten Malang yang bersumber dari APBN 2010 hangus karena tidak terserap akibat mahalnya harga tanah.

Kepala Kantor Perumahan Kab. Malang Wahyu Hidayat mengatakan problem untuk proyek tersebut terkait pembebasan tanah untuk jalan masuk sepanjang 500 meter.

“Warga minta tanah mereka dihargai Rp1,5 juta per meter persegi. Harga sebesar itu tidak wajar untuk daerah Pagentan, Kec. Singosari, Kab. Malang,” kata Wahyu Hidayat kepada Bisnis di Malang, hari ini.

Tanah untuk pembangunan rusunawa sendiri, menurut dia, sebenarnya sudah siap, yakni menempati tanah aset Pemkab Malang seluas 1,7 hektare. Nantinya tanah seluas itu akan dibangun rusunawa dua blok empat lantai.

Total anggaran proyek tersebut mencapai Rp17 miliar, semuanya berasal dari dana hibah pemerintah pusat lewat Kementerian Perumahan Rakyat.

Jika warga pemilik tanah jalan alternatif sepanjang 1,5 km ternyata juga meminta harga yang tinggi, kata dia, maka lokasi proyek tersebut akan dialihkan. Lokasi baru yang potensial untuk proyek tersebut adalah Desa Randuagung, Kec. Singosari, Kab. Malang.

Menurut dia, jika proyek tersebut dialihkan maka warga desa sekitar proyek yang justru merugi. Pasalnya, dengan adanya rusunawa maka warga sekitar gedung tersebut berpeluang membuka usaha baru seperti warung atau lainnya.

“Beruntung proyek tersebut masih dialokasikan lagi dalam APBN 2011 oleh Kementerian Perumahan Rakyat. Jadi Kabupaten Malang masih diberi kesempatan menerima dana hibah proyek itu.”

Kab. Malang, menurut dia, memang menjadi daerah prioritas yang memperoleh dana hibah untuk proyek rusunawa buruh dari pemerintah pusat. Selain Kab. Malang, yang juga menjadi prioritas adalah Jambi dan Batam.

Pemerintah pusat menargetkan proyek tersebut tuntas pada 2011. Dia menjanjikan paling lambat pada Februari 2011 pembebasan tanah untuk proyek itu sudah rampung.

Rusunawa tersebut nantinya dilengkapi beberapa faslitas, seperti taman bermain bagi anak-anak, sarana olahraga, sarana ibadah, dan taman.

Dilihat dari strategis tidaknya lokasi, kata dia, lokasi rusunawa di Pagentan cukup strategis. Pertimbangannya, lokasi tersebut berdekatan dengan akses jalan besar, selain berdekatan dengan pabrik-pabrik yang berdiri di Kec. Singosari dan Lawang.

Rusunawa tersebut nantinya dapat menampung buruh yang masih belum mempunyai rumah dan bekerja di perusahaan-perusahaan yang berada di Kec. Singosari dan Lawang.

“Keberadaan rusunawa tersebut  betul-betul diharapkan oleh kalangan buruh karena lokasinya memang berdekatan dengan lokasi tempat mereka bekerja.” (bisnis.com)