Channel 1 Solusi Komunikasi Efektif di Podomoro City

0

KonsPro (11/7) JAKARTA – MEMASUKI  tahun 2010, kehidupan di kawasan Podomoro City (Poci), Slipi, Jakarta Barat, yang kini sudah menjelma sebagai Hyperblock  semakin menggeliat. Kawasan terpadu yang mengintegrasikan pusat-pusat hunian, komersial, rekreasi, gaya hidup, kuliner, fashion, olah raga dan pendidikan dalam satu kawasan ini kini menjadi destinasi baru untuk berbagai aktivtas yang berada di inner city (di tengah kota).

Sebagai pusat aktivitas masyarakat urban, aktivitas penghuni/tenant di kawasan ini sangat dinamis. Beragam latar belakang budaya, suku bangsa, profesi, dan status sosial, serta aktivitas penghuni/tenant, terkadang   membuat mereka tidak punya banyak waktu untuk bersosialisasi.

Karena kesibukan dan aktivitas lainnya, sering tidak semua, bahkan sebagian besar penghuni tidak sempat mengikuti kegiatan sosial antar penghuni dan antar apartemen.

Biasanya para orang tua (penghuni) yang tidak dapat meninggalkan kesibukannya hanya dapat menyuruh baby sitter-nya untuk mengantarkan putra/putri kesayangannya mengikuti perlombaan 17 Agustusan atau lomba menggambar yang diadakan oleh pengelola.

“Kemudian para orang tua hanya menerima laporan pandangan mata dari si anak atau baby sitter-nya, ‘Wah Pak – Bu, seru lho adu tarik tambangnya, si dede juara pertama lho lomba peragaan busana. Sebagai orang tua, paling-paling hanya bisa bilang wah hebat kamu ya. Tetapi para orang tua telah kehilangan moment of truth kegembiraan dan kebanggaan anak kesayangannya,” kata Adjit Lauhatta, Project Manager PT Dian  Ikrar Perkasa (DIP).

Di samping itu, karena kesibukan pula, banyak penghuni/tenant menjadi “miskin” informasi, terutama yang berkaitan dengan masalah pemenuhan kebutuhannya sehari-hari.

Misalnya restoran-restoran yang menyajikan makanan favoritnya, sekolah yang cocok dan dekat untuk buah hatinya, agenda kegiatan komunitasnya, serta informasi-informasi penting lainnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pengelola ICT  (Information and Communication Technology) Podomoro City yaitu PT Dian Ikrar Perkasa (PT DIP) bersama APL (Agung Podomoro Land) developer Podomoro City, telah memasang sistem CATV (Cable TV) di setiap unit apartemen di Podomoro City (MGR 1, MGR 2, RMG, CPR) dan juga di Hotel Pullman, serta secara terbatas di Central Park Mall, APL Tower dan GSA, total terdapat hampir 10.000 home passes.

Selanjutnya, PT DIP melakukan kerjasama dengan Telkomvision dan Indovision, semua saluran tersebut telah dialiri setidaknya 60 channels siaran TV yang sudah dapat dinikmati oleh seluruh penghuni/pelanggan kawasan Poci.

Adjit mengatakan, PT DIP memandang, Podomoro City yang memiliki karakteristik sebagai Hyperblock, jelas sangat memerlukan suatu sarana komunikasi yang efektif antara pengelola/Property Management Podomoro City yaitu PT PBI dengan penghuni, para pedagang yang membuka usahanya perlu mempromosikan keberadaannya dan dagangannya kepada penghuni apartemen yang sama dan kepada penghuni apartemen lain.

Para retailer Central Park Mall juga membutuhkan media untuk mempromosikan dagangannya atau jika mereka mengadakan sales, kepada semua penghuni apartemen yang jumlahnya puluhan ribu dengan cara yang cepat dan efektif.

“Dalam pengelolaan properti berskala Hyperblock, pengelolaan masalah komunikasi sangat urgent. Untuk itu, Property Management memerlukan satu media yang efektif dan efisien yang dapat menjangkau semua penghuni/tenant. Inilah yang melatarbelakangi PT PBI, melalui PT DIP meluncurkan satu program channel khusus yang kami namakan Channel 1,” jelas Adjit.

Channel 1 sendiri merupakan in-house channel dari Inner City Community Channel (ICCC) yang menyajikan informasi-informasi tentang kuliner (restoran), program diskon, pengenalan produk, event-event dan publikasi property Hyperblock Podomoro City.

Podomoro City memiliki basis komunitas aktif yang besar seperti dengan jumlah unit apartemen mendekati 10,000 unit, sehingga minimal ada 20,000 orang yang beraktivitas (menghuni) secara aktif di situ, dan ini belum termasuk perkantoran, mall dan lain-lain, serta dengan demografi yang kurang lebih sama.

kawasan Hyperblock Podomoro City ini sebagai potensi pasar yang begitu besar. Pasar ini juga membutuhkan penawaran barang dan jasa yang sangat besar pula, sehingga harus  ada media komunikasi massa yang praktis dan cepat sampai kepada penghuni/tenant. Itulah alasan mengapa kawasan ini dipandang sangat cocok untuk mengimplementasikan Channel 1 yang berbasis ICCC.

“Cara paling efektif adalah dengan cara broadcasting, dengan memanfaatkan jaringan CATV, di mana informasi disampaikan melalui gambar hidup/video, suara dan tulisan, seperti televisi, dalam hal ini distribusinya memanfaatkan jaringan CATV yang sudah tersambung ke seluruh unit,” tutur Adjit.

Channel 1 yang digagas PT DIP, kata Adjit adalah solusi yang tepat, praktis, efektif dan efisien dalam memenuhi kebutuhkan komunikasi massal tersebut.

Channel 1 merupakan community channel dari, untuk dan oleh komunitas Podomoro City, yang tidak dapat diakses oleh pihak lain yang tidak mempunyai sambungan fisik ke sistem CATV.

“Bahkan Channel 1 ini memiliki keunggulan, di mana masing-masing gedung juga masih dapat dilakukan pemisahan content, sehingga informasi yang tidak bersangkutan dengan gedung tertentu, tidak disalurkan ke gedung tersebut,” ungkapnya.

Sebagai media komunitas Hyperblock, maka salah satu content andalan dari Channel 1 adalah liputan dari kegiatan-kegiatan yang diadakan dalam komunitas Podomoro City.

Agar selalu up date dengan perkembangan yang terjadi, crew Channel 1 akan selalu standby meliput kegiatan penghuni misalnya kegiatan perayaan hari-hari raya Paskah, Lebaran, Natalan, peringatan HUT RI, perlombaan-perlombaan, hari krida/kerja bakti dan lain-lain.

Liputan ini bisa dilakukan ‘live’ ataupun off air. Sehingga orang tua yang sibuk dapat menyaksikan putra/putri tersayangnya menerima penghargaan juara atau ikut dalam perlombaan, melalui siaran Channel 1 sambil tidur-tiduran. Atau bersama keluarga, di mana anak akan dengan bangga berteriak, lihat      Pa – Ma itu ada Andy di TV, bahkan diwawancara  oleh crew Channel 1.

Jika ada sponsor bukan tidak mungkin dapat diadakan ‘Poci Idol’ yang disiarkan di seluruh Poci melalui Channel 1. (Erlan Kallo, erlan@konsumenproperti.com)