BTN Siap Salurkan KPR Bersubsidi Buat Tukang Cukur

0
Presiden Joko Widodo bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyempatkan diri untuk mengikuti pangkas rambut masal dalam kunjungannya ke Garut. (Dok. Okezone.com)

KONSPRO, GARUT – Kabar gembira bagi penyedia jasa pangkas rambut alias tukung cukur, terutama yang ingin membeli rumah bersubsidi. Bank Tabungan Negara (BTN) siap membiayai kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi dengan bunga dan cicilan ringan bagi tukang cukur yang tergabung dalam Persaudaraan Pangkas Rambut Garut (PPRG) di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Direktur Utama Bank BTN Maryono di Garut, Jawa Barat, akhir pekan silam mengatakan, selain bunga yang ringan, tukang cukur juga diberi bantuan uang muka oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat senilai Rp4 juta per unit.

Maryono menuturkan, BTN menilai komunitas pencukur rambut yang tergabung dalam PPRG memiliki semangat dalam usaha sehingga berpotensi akan berkembang. Dia menyebut, penghasilan rata-rata mereka sekitar Rp4 juta per bulan.

Baca Juga: Bank NTB Salurkan KPR Subsidi

Dengan besaran penghasilan itu, kata dia, pelaku usaha pangkas rambut di Garut memiliki kesempatan untuk mendapatkan layanan perbankan pembiayaan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) subsidi dari BTN.

“Kami melihat komitmen yang kuat dari para anggota PPRG untuk memiliki tempat tinggal, mengembangkan bisnisnya hingga ingin membangun museum dan membuat wahana wisata di sekitar Garut,” katanya.

Dia menyampaikan, Perumahan PPRG tersebut berada di lahan seluas 5 hektare di Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut dengan tahap awal akan didirikan sekitar 150 unit dari target 500 unit rumah tipe 30/60.

Rumah bernilai harga jual sekitar Rp130 juta itu akan kembali dibangun untuk tahap berikutnya hingga 10 hektare untuk seribu unit rumah dengan bunga KPR subsidi sebesar 5% dan uang muka minimal 1%.

Baca juga: Pengembang Rumah Bersubsidi Incar Kawasan Jonggol dan Tenjo

“Angsuran rumah yang akan dibayar debitur hanya sekitar Rp800 ribu per bulan dengan tenor KPR maksimal 20 tahun,” katanya.

Ketua PPRG, Irwan Hidayah menambahkan, tahap awal pembangunan akan diselesaikan 150 unit untuk rumah tukang cukur dengan target unit sesuai izin sebanyak 500 unit rumah.

Dia menyebutkan, tukang cukur asal Garut seluruhnya ada 17 ribu, sedangkan yang baru terakomodasi PPRG sebanyak empat ribuan orang, targetnya seluruh tukang cukur di Garut dapat perumahan subsidi program pemerintah. “Target kita semua PPRG ada dalam perumahan,” katanya.

Baca juga: Pembangunan Infrastruktur Jadikan Hunian di Bekasi Makin Diminati

Irwan mengaku bangga dan berterima kasih kepada pemerintah yang telah membantu penyediaan rumah subsidi khusus bagi tukang cukur di Garut.

“Kami sangat bangga sekali karena ini proyek pangkas rambut pertama, kami sangat bangga dan tak tergambar kebahagiaan kami,” katanya.

Editor: Reza GK