Bisnis Hotel Bisa Tumbuh 20 Persen

0
Ilustrasi: radenbeletz.com

KonsPro (10/5) MAKASSAR – Bisnis perhotelan di Kota Makasar lima tahun terakhir, tumbuh pesat. Pengusaha sektor perhotelan ini, masih optimis mengalami pertumbuhan lebih 20 persen tahun ini.

“Kami tetap yakin pertumbuhan hotel di Makassar lebih 20 persen, hal ini tak lepas dari tren masyarakat Indonesia menjadi Makassar sebagai kota tujuan berwisata dan menggelar Meeting,” kata Gideon Suwandi, Owner/Direktur Operasional PT Menara Phinisi Hotelindo, beberapa waktu lalu.

Pemilik Colonial Hotel yang berlokasi di kawasan Tanjung Bunga ini, mengatakan, tren masyarakat berwisata ke berbagai daerah termasuk Kota Makassar, merupakan peluang untuk tumbuhnya industri perhotelan.

“Industri perhotelan terkait erat dengan pariwisata, ketika pariwisata tumbuh, maka tingkat hunian hotel akan mengikutinya, karena itu, kami yakin tahun ini, terjadi pertumbuhan bisnis hotel,” kata Gideon.

Pertumbuhan hotel juga ikut dipengaruhi kondisi ekonomi secara keseluruhan. Sulsel dalam tiga tahun terakhir berhasil meraih pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional. Pada 2011 mencatata 8,7 persen.

Optimisme juga diakui Direktur Utama Hotel Grand Clarion Anggiat Sinaga. Menurutnya, Makassar akan terus tumbuh sebagai kota MICE yang menjanjikan jika didukung suasana kondusif baik keamanan maupun ketenangan dalam berusaha.

Selain itu, harga tiket penerbangan yang semakin kompetitif dan bersaing, kata Anggiat, menjadi salah satu faktor pendorong sehingga pariwisata Makasar dapat tumbuh dan berkembang sebagaimana diharapkan.

Anggiat yang juga Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel ini, malah memprediksi pertumbuhan bisnis hotel di Makassar bisa melebihi 25 persen. “Makin banyak grup hotel melirik Makassar. Bahkan tahun ini, ada 13 grup hotel ekspansi, namun memang belum semua opening di tahun yang sama. Tapi setidaknya itu menjadi tanda bisnis hotel akan terus tumbuh,” jelas Anggiat. (Fajar)