Apartemen Murah Akan Dibangun di Pusat Kota

0

KonsPro (22/10), JAKARTA –  HARAPAN  warga miskin Jakarta tinggal di apartemen kini bukan khayalan lagi. Rencananya, Pemprov DKI Jakarta akan membangun apartemen murah di tanah milik Pemprov DKI Jakarta di kawasan Tanahabang, Jakarta Pusat. Jika telah rampung, warga miskin dan pedagang di ibu kota dibolehkan menempati apartemen tersebut.

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Novizal mengatakan, Pemprov DKI Jakarta memiliki lahan seluas 1,3 hektar di kawasan Tanahabang. Hingga saat ini aset tersebut masih belum digunakan, dan pihaknya mengajukan untuk pembangunan apartemen murah tersebut. “Rusun yang ada saat ini dibangun di pinggir kota. Tapi Pak Wagub ingin ada rusun di tengah kota,” kata Novizal, Jumat (19/10).

Di lahan seluas 1,3 hektar tersebut bisa dibangun sebanyak 3 tower dengan ketinggian 18 lantai. Diperkirakan ketiga tower tersebut bisa menampung sebanyak 1.500 kepala keluarga, atau masing-masing tower ditempati oleh 500 kepala keluarga. “Di lahan itu, memungkinkan dibangun 3 tower, setiap 1 tower 18 lantai. Nanti 3 tower itu, bisa ditempati oleh 1.500 warga,” jelasnya.

Dikatakan Novizal, di lokasi tersebut juga masih bisa dilakukan pembebasan lahan milik warga seluas 3.000 meter persegi untuk perluasan. Dengan begitu, luas lahannya bisa bertambah hingga mencapai 1,6 hektar. Dalam pembangunannya, sengaja tidak disediakan lahan parkir mobil. Sebab apartemen murah tersebut memang diperuntukkan bagi warga miskin.

Saat ini pihaknya tengah menyiapkan Design Engenering Detail (DED) untuk apartemen murah ini. Terlebih rencananya apartemen murah tersebut akan terintegrasi dengan pasar dan stasiun di Tanahabang. “DED-nya sedang kita buat, dan segera diserahkan ke Pak Gubernur. Semuanya tergantung dengan kebijakan Pak Gubernur,” tandasnya. (Berjak)