Akses Jalan Satrio Dibuka 12 Juli

0
Foto: beritajakarta.com

KonsPro (1/7) JAKARTA – DINAS  Pekerjaan Umum (DPU) DKI Jakarta memastikan akses menuju Jalan Prof Dr Satrio sepanjang 70 meter yang sempat ditutup selama tiga bulan akan dibuka kembali pada 12 Juli 2011 mendatang.

Wakil Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Novizal, menegaskan pada 12 Juli mendatang akses menuju Jalan Satrio sudah dapat dibuka. Pasalnya, kata Novizal, pengeboran sudah mencapai tahap 90 persen, saat ini tinggal memasang pile cap. “Ke-71 lubang bor sudah selesai kita kerjakan. Hanya tinggal pemasangan tiga buah pile cap,” kata Novizal, saat dihubungi, Rabu (29/6).

Ia menambahkan setiap pemasangan pile cap bisa dilakukan dalam jangka waktu satu sampai dua hari. Sehingga sisa waktu 14 hari masih dapat terjangkau untuk menyelesaikan pekerjaan.

Nantinya, akses menuju Jalan Satrio ini akan ditutup secara permanen. Namun tak perlu khawatir karena Dinas Pekerjaan Umum DKI akan menyediakan akses jalan pengganti yang lokasinya berada di sisi jalan yang ditutup. “Satu rangkaian bor berada di tengah jalan. Tapi sekarang masih bisa dilewati karena akan ditutup lagi dengan aspal,” imbuhnya.

Sementara, untuk pengeboran yang berada di akses jalan yang juga ditutup yakni dari arah Jalan Rasuna Said pengerjaannya sudah mencapai 50 persen. Namun dalam pengerjaannya, Novizal mengaku mengalami hambatan. Karena di dalam tanah tempat mengebor terdapat kabel untuk menahan dinding saat pembangunan gedung di sekitar lokasi dibangun.

“Ada kabel yang disuntikan ke tanah dengan kemiringan 45 derejat. Tapi kabel tersebut sudah tidak digunakan lagi karena gedungnya sudah jadi. Sehingga saat pengeboran selalu tersangkut, dan itu sangat mengganggu,” jelasnya.

Namun ia berjanji akan tetap menyelesaikan pengeboran sesuai jadwal, yakni dua bulan setelah ditutup 21 Mei silam. “Kita usahakan bisa selesai tepat waktu. Sehingga warga bisa kembali melintas,” tandasnya. (BeritaJakarta)