Prosedur Pendaftaran Hak Atas Tanah

KonsPro (11/03) - ANDA  punya masalah hukum di bidang properti? Kirimkan pertanyaan Anda di email Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya . Sertakan alamat, dan indentitas yang jelas, kami akan segera menjawab pertanyaan Anda.Pertanyaan:

Pertanyaan:

BEBERAPA bulan yang lalu saya membaca artikel yang Bapak tulis mengenai 'Legal Cost' yang telah dipublikasikan pada suatu majalah properti. Menyadari pentingnya alat bukti hak, maka saya sadar untuk segera membenahi kondisi yang saya hadapi. Berkaitan dengan hal tersebut, saya ingin bertanya atas permasalahan yang saya hadapi:

Saya mempunyai sebidang tanah berlokasi di Cibinong seluas + 600 M2 yang telah dimiliki secara turun temurun, saat ini saya ingin mengurus sertifikat hak atas tanah tersebut. Akan tetapi bukti pendukung yang ada hanya berupa SPPT PBB 06-07, bukti-bukti pendukung lainnya sampai sekarang sudah tidak diketahui. Mungkin akibat banjir besar yang menimpa rumah saya tahun 2002. Pertanyaan saya:

  1. Bagaimana proses pengurusan pendaftaran hak hingga menjadi sertifikat?
  2. Syarat-syarat apa yang perlu dilengkapi untuk proses pendaftaran hak? dan instansi mana  yang perlu kami mohonkan bantuannya untuk menerbitkan dokumen-dokumen pendukung?

Perlu saya informasikan juga, bahwa tanah yang kami miliki belum pernah didaftarkan dan bukti pendukung yang ada saat itu hanya berupa surat girik, yang sudah tidak diketahui keberadaannya.

Atas perhatian dan jawaban yang Bapak berikan, saya ucapkan banyak terima kasih.

Dadang Basuni, Jakarta Pusat (DKI Jakarta)

Jawaban:

BAPAK Dadang yang terhormat. Sebelumnya perlu Saya sampaikan bahwa dokumen atau bukti surat dengan nama girik untuk tanah sebenarnya bukanlah tanda bukti kepemilikan tetapi tanda bukti pembayaran pajak. Hal ini bisa membuktikan  bahwa orang pemegang dokumen tersebut adalah orang yang menguasai atau memanfaatkan tanah tersebut yang patut  diberikan hak atas tanah.

Di dalam prakteknya, dokumen sejenis ini cukup kuat dijadikan dasar permohonan hak atas tanah atau sertipikat, karena pada dasarnya hukum tanah kita bersumber pada hukum tanah adat yang tidak tertulis, hal ini dapat dilihat pada Pasal 5 Undang-Undang Pokok Agraria Tahun 1960.

Selanjutnya menjawab pertanyaan bapak tentang proses pengurusan pendaftaran tanah hingga menjadi sertipikat serta syarat-syarat yang mesti diperlukan adalah sebagai berikut:

Pertama, Bapak harus menyiapkan seluruh kelengkapan dokumen yaitu berupa Akta Jual Beli, KTP, Tanda Lunas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Tanda Lunas Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), tanda Lunas Pajak Penghasilan (PPh). (catatan: Biasakanlah selalu menyimpan fotocopy dari setiap dokumen asli yang Bapak miliki sebagai cadangan dan simpanlah ditempat yang terpisah).

Kedua, Bapak harus mendatangi Loket Pendaftaran Tanah di Kantor Pertanahan di wilayah lokasi tanah milik Bapak berada (misal Kantor Badan Pertanahan di Jakarta Pusat). Bapak akan diberikan beberapa formulir yang terdiri atas formulir permohonan sertipikat dan formulir pernyataan yang harus Bapak isi dan tanda tangani. Lalu Bapak menyerahkan kembali formulir tersebut berikut kelengkapannya serta membayar biaya pengukuran sesuai dengan daftar tariff yang ada dan tersedia di loket dimaksud. (Catatan: Kelengkapan yang harus diserahkan bersamaan dengan formulir dimaksud tidak semuanya berupa dokumen asli, ada juga yang hanya berupa fotocopy dengan cukup memperlihatkan aslinya).

Setelah itu, permohonan yang telah Bapak ajukan tersebut akan diproses lebih lanjut oleh Kantor Pertanahan. Selang beberapa waktu kemudia Kantor Pertanahan akan mengirimkan surat pemberitahuan kepada Bapak bahwa tanah yang dimohonkan untuk diberi sertipikat itu akan diukur oleh Petugas dari Kantor Pertanahan. Saat pengukuran, Bapak akan diminta untuk menunjukkan batas-batas tanah yang Bapak miliki. Setelah dilakukan pengukuran, Bapak akan diminta menandatangani berita acara hasil pengukuran baik fisik maupun yuridis.

Proses yang dilakukan Kantor Pertanahan meliputi pula pengumuman di desa untuk mengetahui apakah ada pihak yang berkeberatan dengan akan diterbitkannya sertipikat dimaksud. Apabila seluruh tahapan di atas telah dilalui, Bapak hanya tinggal menunggu terbitnya sertipikat Hak Milik atas tanah milik Bapak tersebut.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan.

Add comment


Security code
Refresh

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Advertorial

Topik :
Real Estate
Promosikan Iklan anda dengang text Ads di konsumenproperti.com.

Perumahan Indah
Perumahan Indah dengan taman yang mempesona

Ads by KonsumenProperti

Home | Liputan Khusus | Konsultasi | Komplain | Residensial | Komersial | Bisnis terkait | Infrastruktur
Pembiayaan | Figur | Sengketa | Kolom | Tips | Redaksi | Regulasi | Editorial | Iklan Kolom| Umum | Advertorial