Beli Rumah Sudah Lunas Tapi Belum AJB

KonsPro (27/03) - ANDA punya masalah hukum di bidang properti? Kirimkan pertanyaan Anda di email Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya . Sertakan alamat, dan indentitas yang jelas, kami akan segera menjawab pertanyaan Anda.

Pertanyaan:

PAK Erwin Kallo yang saya hormati. Tiga tahun lalu saya membeli rumah di sebuah perumahan dari developer dengan tunai bertahap 18 bulan. Saya sudah lama menandatangani PPJB (perjanjian pengikatan jual beli), rumahnya yang saya beli sudah diserahterimakan, dan saya pun sudah melunasi utang saya pada developer.

Dalam pengetahuan saya, kalau saya sudah melunasi rumah tersebut, maka selanjutnya akan dilaksanakan AJB (akta jual beli) antara saya dengan developer. Namun sehingga saat ini developer belum juga melaksanakan AJB dengan saya. Berapa kali saya tanyakan, jawabannya tidak jelas dan mengambang. Untuk masalah saya ini, mohon penjelasan dan jalan keluar dari Pak Erwin.

Ahmad Hafid, Pekanbaru

Jawaban:

PAK Ahmad yang baik. Memang menurut aturan yang umum dalam membeli rumah, saat pembeli sudah melunasi pembayarannya, maka harus diadakan AJB di hadapan PPAT/notariss. Namun masalah, terutama orang yang membeli rumah dari developer, bahwa pada umumnya dalam PPJB itu disebutkan kewajiban developer itu hanya melakukan hand offer (serah terima), sementara jarang sekali ada PPJB yang menyebutkan secara jelas kapan AJB itu harus dilakukan.

Jadi kembali lagi, kita harus lihat perjanjiannya (PPJB) apakah di situ diatru atau tidak. kalau PPJB-nya tidak mengatur kapan AJB, berarti secara formal developer belum dapat dianggap wanprestasi (ingkar janji), sehingga secara hukum tidak dapat dituntut.

Walaupun ini memang tidak fair, karena mengurangi hak daripada pembeli. Sebab bak pembeli bukan hanya menikmati fisik rumahnya saja, tetapi juga surat-surat, terutama sertipikat. Karena dengan surat-surat tersebut, pembeli dapat menjaminkan ke bank atau untuk keperluan lainnya.

Biasanya developer “mengulur-ulur” melakukan AJB karena sertipikat induknya masih dijaminkan ke bank, sehingga sertipikatnya belum bisa dipecah. Padahal sebenarnya kalau pun sertipikat induk dijaminkan ke bank, tetap dapat dilakukan AJB. Tetapi ini tergantung dari itikat baik dari bank dan developer-nya untuk menyelesaikan masalah ini.

Dengan cara melakukan roya parsial.  Maksudnya mengeluarkan (mencoret) sebagian yang telah lunas, agar pembeli yang beritikat baik tidak kurangi haknya. Hanya saja, developer sering tidak mau repot mengurus ini, sehingga didiamkan saja.

Sebaiknya Pak Ahmad datang baik-baik ke developer menanyakan apa masalahnya? Kalau memang sertipikat induknya dijaminkan, maka Anda minta agar diroya parsial. Tapi kalau ada sebab lain atau developer tidak menunjukkan itikat baik, Anda dapat menuntut secara hukum, bahwa developer melakukan “Perbuatan Melawan Hukum”.

Add comment


Security code
Refresh

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Advertorial

Topik :
Real Estate
Promosikan Iklan anda dengang text Ads di konsumenproperti.com.

Perumahan Indah
Perumahan Indah dengan taman yang mempesona

Ads by KonsumenProperti

Home | Liputan Khusus | Konsultasi | Komplain | Residensial | Komersial | Bisnis terkait | Infrastruktur
Pembiayaan | Figur | Sengketa | Kolom | Tips | Redaksi | Regulasi | Editorial | Iklan Kolom| Umum | Advertorial